Harga Minyak Mentah Sesi Asia Lanjutkan Pelemahan

373

Harga minyak mentah jatuh pada perdagangan Rabu (07/12) di sesi Asia, terganjal keraguan yang terus berlanjut akan pemotongan produksi minyak mentah oleh OPEC dan Rusia akan dapat berhasil mengatasi kelebihan pasokan yang telah mencengkeram pasar selama lebih dari dua tahun.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) turun 31 sen, atau 0,61 persen, pada 50,62 per barel.

Harga minyak mentah berjangka patokan Internasional Brent diperdagangkan pada $ 53,65 per barel, turun 28 sen, atau 0,52 persen.

Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia pekan lalu mengumumkan mereka akan bersama-sama memotong produksi tahun depan dalam upaya untuk menopang pasar.

Namun keraguan telah muncul tentang apakah pemotongan yang direncanakan akan cukup besar untuk mengakhiri kelebihan pasokan karena keduanya OPEC dan Rusia telah melaporkan rekor produksi minyak mentahnya.

Produksi minyak OPEC mencapai rekor tinggi pada bulan November, naik menjadi 34.190.000 barel per hari (bph) dari 33.820.000 barel per hari pada bulan Oktober, menurut survei Reuters berdasarkan data pengiriman dan informasi dari sumber-sumber industri.

Rusia melaporkan produksi minyak rata-rata pada bulan November 11.210.000 barel per hari, tertinggi dalam hampir 30 tahun. Itu berarti produksi OPEC dan Rusia sendiri cukup untuk menutupi hampir setengah dari permintaan minyak global, yang hanya di atas 95 juta barel per hari.

Malam nanti akan dirilis data persediaan minyak mentah mingguan AS oleh EIA yang diindikasikan terjadi penurunan. Jika hasil ini terealisir akan menguatkan harga minyak mentah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah akan bergerak lemah dengan sentimen keraguan kesepakatan OPEC dan Rusia dapat mengatasi kelebihan pasokan global. Namun jika malam nanti laporan EIA terealisir, akan mengangkat harga minyak mentah. Harga minyak mentah diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support $ 50,10 dan $ 49,60, namun jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 51,10 dan $ 51,60.

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here