Indeks Kospi 9 Desember Bergerak Negatif Menantikan Proses Impeachment Presiden Park

466
indeks kospi

Pada awal perdagangan bursa saham Korea Selatan Jumat (09/12) indeks Kospi dibuka lemah, saat ini terpantau turun -8,68 poin, atau -0,43 persen, ke 2022.39. Pelemahan Bursa Saham Korea Selatan dengan investor menantikan keputusan impeachment di depan Majelis Nasional terhadap Presiden Park Geun-hye, meskipun kenaikan semalam di Wall Street.

Pengamat pasar mencatat adanya sentimen kehati-hatian di tengah meningkatnya ketidakpastian politik.

“Bahkan jika gerakan impeachment disetujui, sulit untuk memprediksi keputusan oleh Mahkamah Konstitusi. Ada kemungkinan bahwa ketidakpastian politik akan terus berlanjut,” kata Han Dae-hoon, analis SK Securities, seperti yang dilansir Reuters. “Pada saat impeachment Presiden Roh Moo-hyun pada tahun 2004, volume perdagangan dan arus modal asing yang lamban.” Anggota parlemen mendakwa Roh, tetapi pengadilan menghentikan hal itu sekitar dua bulan kemudian.

Beberapa investor juga mengambil sikap menunggu dan melihat, dengan Fed AS dijadwalkan mengadakan pertemuan bulanan minggu depan yang kemungkinan akan menawarkan petunjuk untuk arah kebijakan moneter. Banyak memperkirakan kenaikan suku bunga akan dilaksanakan.

Pada awal perdagangan saham-saham kapital besar diperdagangkan mixed. Saham Samsung Electronics turun 1,12 persen, saham pembuat chip global SK hynix kehilangan 0,54 persen, saham Hyundai Motor naik 0,35 persen, saham pembuat baja utama POSCO menumpahkan 0,72 persen, saham Korea Electric Power Corp melonjak 3,39 persen.

Mata uang lokal diperdagangkan pada 1,167.65 won terhadap dolar AS, turun 9,15 won dari penutupan sesi sebelumnya..

Sedangkan untuk indeks Kospi berjangka terpantau naik 0,35 poin atau 0,14 persen pada 257,85, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 257,50.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak lemah dengan ketidakpastian politik di Korea Selatan. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 254.95-251.94 dan kisaran Resistance 260.80-263.25.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here