Bursa Hong Kong 16 Desember Berakhir Lemah; Mingguan Tergelincir 3 Persen

554

Di akhir perdagangan bursa Hong Kong akhir pekan Jumat (16/12), indeks Hang Seng ditutup turun -38,05 poin, atau -0,18 persen pada 22020.75. Saham-saham Hong Kong tergelincir ke level terendah 4,5 bulan, dan membukukan kejatuhan mingguan terbesar dalam setengah tahun, karena investor tertekan kenaikan suku bunga AS yang lebih banyak dari perkiraan.

Pada hari Kamis, pasar merosot tertekan kenaikan suku bunga seperempat poin Federal Reserve AS. Meskipun langkah itu telah diperkirakan, investor ketakutan setelah Fed memproyeksikan tiga kenaikan tahun depan, naik dari dua sebelumnya, menunjukkan sikap kebijakan yang hawkish.

Meskipun kegelisahan mereda pada hari Jumat, investor tetap berhati-hati karena dolar melonjak tertinggi 14-tahun terhadap mata uang utama, mengancam daya tarik aset emerging market.

Sebagian besar sektor melemah, dengan saham sektor telekomunikasi dan bahan baku memimpin penurunan.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng hari ini terpantau turun -112,00 poin atau -0,51 persen pada 21,983.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 22,095.00.

Untuk minggu ini, bursa Hong Kong kehilangan 3,3 persen. Kemerosotan mingguan sebagian besar tergerus kekuatiran kenaikan suku bunga AS.

Malam nanti akan dirilis data Building Permits dan Housing Starts November yang diindikasikan menurun.

Pada Senin mendatang akan dirilis data Hous Price Index November Tiongkok yang diperkirakan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Hang Seng akan bergerak negatif jika bursa Wall Street terealisir lemah dan data perumahan Tiongkok negatif. Secara teknikal Indeks Hang Seng akan bergerak dalam kisaran Support 21,532-21,127, dan kisaran Resistance 22,431-22,917.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here