Bursa Shanghai 16 Desember Ditutup Naik; Mingguan Anjlok 3 Persen Tergerus Pembatasan Investasi Asuransi

540

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok akhir pekan Jumat (16/12), indeks Shanghai berakhir naik naik 0,2 persen atau 6,35 poin pada 3,124.03. Saham Tiongkok beringsut lebih tinggi, namun menunjukkan penurunan mingguan terbesar dalam beberapa bulan mencerminkan peraturan ketat dari perusahaan asuransi, ditambah merosotnya yuan dan pasar obligasi setelah The Fed AS menaikkan suku bunga dan mengisyaratkan tiga kenaikan tahun depan.

Saham diperdagangkan hati-hati setelah regulator dilaporkan mengambil tindakan lebih terhadap perusahaan asuransi.

Regulator asuransi Tiongkok telah mengeluarkan peringatan untuk 10 perusahaan setelah mereka gagal untuk benar-benar melaksanakan self-inspeksi pada tingkat risiko mereka, surat kabar harian Securities melaporkan pada hari Jumat.

Regulator asuransi juga mempertimbangkan pemotongan saham maksimal pemegang saham tunggal di sebuah perusahaan asuransi untuk kurang dari sepertiga dari 51 persen, kata harian Securities.

Investor menemukan beberapa hiburan dari pasar obligasi. Treasury berjangka 10 tahun Tiongkok rebound 1,33 persen pada Jumat, setelah Kamis merosot dalam menanggapi kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Pada akhir perdagangan sektor-sektor mixed. Sektor infrastruktur dan kesehatan pulih atas beberapa kerugian awal pekan ini, sementara saham bank-bank dan bahan terus tertinggal pada kekuatan dolar.

Untuk minggu ini bursa Shanghai anjlok 3,4 persen, kemunduran terburuk dalam hampir delapan bulan. Kemerosotan bursa Shanghai sebagian besar tergerus peraturan baru yang membatasi investasi saham asuransi, juga kekuatiran pelemahan Yuan setelah The Fed AS menaikkan suku bunga.

Pada Senin mendatang akan dirilis data Hous Price Index November Tiongkok yang diperkirakan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai akan bergerak lemah jika rilis data perumahan membukukan hasil pelemahan. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 3042-2970 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 3202-3288.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center 
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here