Bursa Eropa 9 Januari Dibuka Lemah Mencermati Data Eropa dan Harga Minyak

397

Bursa Eropa dibuka lebih rendah pada awal perdagangan hari Senin (09/01) dengan investor terfokus pada data dari zona Eropa dan volatilitas di pasar minyak.

Indeks Pan-Eropa Stoxx 600 bergerak 0,18 persen lebih rendah dengan hanya indeks U.K. FTSE 100 yang diperdagangkan pada pasar Eropa yang positif. Indeks naik lebih dari 0,3 persen pada awal perdagangan dibantu oleh penurunan pound U.K. menyusul komentar “Brexit keras” yang dibuat oleh Perdana Menteri Theresa May selama akhir pekan.

Indeks FTSE berada pada 7.229,65, naik 19.60 poin atau 0,27%

Indeks DAX berada pada 11.568,11, turun -30,90 poin atau -0,27%

Indeks CAC berada pada 4.892,02, turun -17,82 poin atau -0,36%

Indeks IBEX 35 berada pada 9.498,60, turun -17,30 poin atau -0,18%

Melihat sektor-sektor tertentu, sektor otomotif naik 0,31 persen. Saham Volkswagen adalah 2,4 persen lebih tinggi pada hari Senin meskipun laporan dari New York Times yang mengatakan para pejabat AS telah menangkap seorang eksekutif atas tuduhan konspirasi. Ini muncul di tengah laporan bahwa perusahaan akan segera menyelesaikan kasus pidana AS sehubungan skandal emisi diesel.

Sementara itu, saham-saham telekomunikasi adalah pemain terburuk pada hari Senin, seperti saham Vodafone turun lebih dari 1 persen setelah UBS menurunkan target harga pada perusahaan. Saham wisata dan rekreasi juga jatuh dengan maskapai Lufthansa Jerman di bawah benchmark Eropa, tenggelam lebih dari 4,5 persen.

Dalam berita perusahaan, produsen obat Prancis Ipsen naik sebesar 0,39 persen pada awal perdagangan setelah mengatakan akan membeli beberapa aset Merrimack.

CEO British rumah pembangun Bovis Homes telah memutuskan untuk mundur setelah perusahaan gagal memenuhi target pembangunan untuk 2016. Saham naik 2,4 persen pada Senin pagi.

Dalam data ekonomi, tingkat pengangguran zona Eropa dijadwalkan akan dirilis bersama indeks harga rumah Halifax di Inggris Raya

Angka-angka baru menunjukkan produksi industri Jerman naik untuk bulan kedua berturut-turut pada bulan November dan ekspor naik 3,9 persen, memberikan bukti lebih lanjut dari pemulihan ekonomi dalam perekonomian Uni Eropa terbesar, Reuters melaporkan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa akan mencermati data ekonomi Zona Eropa, serta pergerakan bursa Wall Street dan harga minyak mentah.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here