Hard Brexit Hambat Usaha Rebound GBPUSD Sesi Eropa

612

Di tengah perdagangan forex sesi Eropa  hari Selasa  (10/1), kurs pound Inggris berusaha rebound setelah tertekan selama 2 hari berturut terhadap banyak rival utamanya. Terhadap dollar AS, poundsterling mencoba ambil pijakan momentum bearish dollar. Namun jika sentimen penguat dollar AS mendominasi pasar maka piar GBPUSD akan bertahan di zona bearishnya.

Buruknya perdagangan poundsterling menerima sentimen negatif dari hard brexit yang semakin kuat setelah PM Inggris menyatakan akan melobi kembali perdagangan dengan Eropa setelah resmi keluar dari UE. Selain itu mendapat tekanan juga dari rencana Skotlandia memisahkan diri dari UK pasca brexit. Hard brexit merupakan pemisahan total Inggris dari Uni Eropa yang membuat negeri tersebut berdiri sendiri tentukan masa depan ekonominya.

Pergerakan kurs pound di sesi Eropa (17:00:27 WIB) masih lemah terhadap dollar AS,  setelah  dibuka lebih rendah dari perdagangan sebelumnya pada  posisi 1.2163  di   awal   perdagangan sesi Asia  (00.00 GMT),  kini kurs  pound  bergerak di posisi 1.2149 setelah sempat capai posisi tertinggi pada 1.2180.

Analyst Vibiz Research Center melihat  gerak pair GBPUSD selanjutnya masih negatif  dan akan menuju kisaran 1.2105-1.2046, dan jika terjadi koreksi positif akan naik kembali menuju  1.2184– 1.2221.

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here