Dollar Singapura 11 Januari Berhasil Tekan Rupiah

520

Mengakhiri perdagangan pasar valas Singapura hari Rabu (11/1), dollar Singapura berhasil memangkas penguatan rupiah sekalipun masih di posisi terburuk dalam 31 bulan. Namun terhadap dollar AS tidak sanggup melawan sentimen pidato Presiden AS Donald Trump yang mengkhawatirkan prospek valas kawasan Asia.

Dan posisi penguatan dollar SGD terhadap rupiah masih bercokol dalam kisaran terendah 31 bulan. Mengukur kekuatan dollar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR di pasar spot saat ini bergerak menguat di kisaran 9277,48 setelah perdagangan sebelumnya ditutup lemah di  9263,04.   Dan  untuk transaksi  antar bank ditanah air hari ini berdasarkan kurs BI harga jual dollar Singapura lebih rendah menjadi  9,324.05 dibandingkan dengan harga jual sebelumnya di harga 9,328.27 pada tanggal 10 Januari.

Dan terhadap dollar AS,  kurs Singapura melemah  ke kisaran 1.4375  setelah diawal perdagangan dibuka kuat pada level 1.4362.  Pada perdagangan  sebelumnya  pair USDSGD menutup harian dengan bullish  yang  berakhir di 1.4362.

Secara teknikal, analyst Vibiz Research Center melihat pergerakan pair USDSGD akhir perdagangan sesi Amerika diperkirakan bullish, dan berdasarkan harga tingginya perdagangan   pair ini  berpotensi naik ke kisaran   1.4384-1.4417 malam nanti.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here