Indeks Hang Seng 16 Januari Bergerak Merosot 1 Persen Menjelang Pidato PM Inggris Terkait Brexit

489

Pada awal perdagangan bursa Hong Kong awal pekan Senin (16/01), indeks Hang Seng dibuka lemah, saat ini terpantau merosot -236,48 poin atau -1,03 persen pada 22700.90.  Bursa Hong Kong jatuh pada Senin pagi menjelang pidato yang direncanakan pada hari Selasa oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May apakah negara akan mengambil pendekatan lunak atau keras untuk Brexit, sebuah langkah yang bisa menunjukkan pergerakan masa depan sterling.

Saham Power Assets Holdings adalah pemain terbaik di antara blue chips, dengan sahamnya naik 3,33 persen menjadi HK $ 72,9, diikuti oleh Infrastructure Cheung Kong yang naik 1,39 persen menjadi HK $ 61,8. Tetapi saham Cheung Kong Holdings jatuh 1,47 persen menjadi HK $ 90,7 sedangkan saham Cheung Kong Properti kehilangan 1,99 persen menjadi HK $ 49,3.

Sebuah konsorsium yang terdiri dari Li Ka-shing Cheung Kong Properti, Infrastructure Cheung Kong dan Power Assets Holdings mengumumkan pada Senin pagi bahwa ia setuju untuk menghabiskan HK $ 43 miliar untuk mengakuisisi Duet Group di Australia, seorang pemilik dan operator dari aset utilitas energi di Australia, Amerika Serikat , Inggris dan Eropa.

Pengembang properti Sunac China merosot 5,08 persen menjadi HK $ 6,92 setelah mengumumkan setelah pasar ditutup pada hari Jumat bahwa pihaknya akan menginvestasikan 15 miliar yuan di perusahaan teknologi bermasalah Leeco.

Leeco, yang mengangkat jumlah total 16,8 miliar yuan dari Sunac dan investor lainnya termasuk asuransi Huaxia Life, melihat saham lengan terdaftar Leshi Internet Information & Technology Corp melompat 7,23 persen menjadi 38,39 yuan di Shenzhen pada Senin pagi.

Saham yang paling banyak diperdagangkan, Tencent Holdings, turun tipis 0,7 persen menjadi HK $ 198,3 sementara HSBC Holdings jatuh 0,86 persen menjadi HK $ 63,45.

Antar sektor, maka sektor perbankan, broker dan properti turun paling besar di Hong Kong.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng pagi ini terpantau meroost -244,00 poin atau -1,06 persen pada 22,725.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 22,969.00.

Analyst Vibiz Research memperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng selanjutnya akan bergerak positif jika kenaikan harga minyak mentah terus berlanjut. Secara teknikal Indeks Hang Seng akan bergerak dalam kisaran Support 22,220-21,731, dan kisaran Resistance 23,243-23,751.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here