Bursa Eropa 17 Januari Dibuka Lemah Menantikan Pidato Theresa May

315

Pasar di Eropa dibuka lebih rendah pada perdagangan Selasa (17/01) dengan investor menantikan pidato Perdana Menteri U.K. Theresa May untuk rencana Brexitnya.

Indeks Pan-Eropa Stoxx 600 adalah 0,2 persen lebih rendah dengan sebagian besar sektor diperdagangkan negatif.

Indeks FTSE berada pada 7.303,19, turun -23,94 poin atau -0,33%

Indeks DAX berada pada 11.482,42, turun -72,29 poin atau -0,63%

Indeks CAC berada pada 4.854,75, turun -27,43 poin atau -0,56%

Indeks IBEX 35 berada pada 9.391,30, turun -18,70 poin atau -0,20%

Namun Saham barang rumah tangga, naik pada awal sesi setelah Reynolds America mengumumkan Selasa kesepakatan merger dengan British American Tobacco. Menurut Reuters, British American Tobacco akan membeli 57,8 persen Reynolds untuk $ 59,64 per saham. Sahamnya naik 1 persen pada awal perdagangan.

Saham sumber daya dasar adalah pemain terburuk, turun lebih dari 1 persen. Perusahaan tambang global Rio Tinto mempertahankan bimbingan dari 330,000,000-340,000,000 ton untuk 2017. Sahamnya turun lebih dari 1,2 persen.

Melihat saham khusus, Rolls Royce adalah salah satu pemain terbaik di awal perdagangan, naik lebih dari 4,5 persen. Pembuat aero-mesin British mengatakan telah mencapai kesepakatan atas pencobaan suap dan menyajikan keuntungan yang lebih tinggi dari yang diperkirakan pada tahun 2016.

Potensi pembelian perusahaan Mediaset Italia dengan Perancis Vivendi bisa beresiko. Menurut media Italia, pihak berwenang di Italia berpikir akuisisi tidak “secara hukum dapat diterima”. Mediaset turun lebih dari 4 persen.

Casino, kelompok peritel Prancis, mengatakan keuntungannya mengalahkan Target 2016 tetapi sahamnya bergerak turun di awal perdagangan. Renault mengatakan Selasa penjualan naik lebih dari 13 persen pada 2016 dan mengharapkan terus tumbuh selama beberapa bulan mendatang baik di Eropa dan di pasar internasional, Reuters melaporkan. Sahamnya sedikit turun pada awal perdagangan.

Perdana Menteri Theresa May akan menyampaikan 12 prioritas terkait pemisahan U.K. dari Uni Eropa yang tidak akan meninggalkan negara itu dalam situasi “setengah-masuk-setengah keluar” pada Selasa pagi.

Lihat : Theresa May Sinyalkan Hard Brexit Untuk Inggris Raya

Menurut Daily Telegraph, May akan mengkonfirmasi bahwa Inggris akan keluar pasar tunggal dan serikat pabean Uni Eropa dan fokus pada mendapatkan kembali kontrol dari jumlah orang yang masuk dan tinggal di negara ini.

Mata uang Poundsterling melayang dekat level terendah tiga bulan.

Sore nanti akan dirilis data ZEW Economic Sentiment Index Januari Jerman dan Zona Eropa yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa akan bergerak positif jika data ZEW Economic Sentiment terealisir positif. Namun jika keputusan Tharesa May menetapkan Haed Brexit, akan menekan bursa. Indeks juga akan mencermati bursa Wall Street dan harga minyak mentah.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here