Harga Timah 18 Januari Naik Terdukung Pelemahan Dollar AS

444

Harga timah di bursa Malaysia naik pada perdagangan Rabu (18/01). Kenaikan harga timah terdukung pelemahan dollar AS semalam.

Dollar AS jatuh terendah empat pekan dinihari tadi setelah komentar Trump yang menyatakan dolar AS yang terlalu kuat membuat sulit bagi perusahaan Amerika untuk bersaing dengan Tiongkok, dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal.

Pelemahan dollar AS membuat harga timah yang dijual dalam mata uang dollar AS menjadi lebih murah, sehingga permintaannya meningkat.

Harga timah di bursa komoditas Malaysia terpantau mengalami kenaikan hari ini. Harga logam industri ini diperdagangkan pada posisi 21.080 dollar per ton, naik sebesar 30 dollar atau 0,1 persen dari penutupan sebelumnya pada 21.050.

Malam nanti akan dirilis data Inflatioin Rate dan Produksi Industri AS bulan Desember yang diindikasikan meningkat. Jika terealisir akan menguatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga timah Malaysia pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah terbatas dengan penguatan dollar AS. Harga akan menghadapi level Support di posisi 19.900 dollar dan 19.700 dollar. Akan tetapi jika terjadi kenaikan, harga timah akan menghadapi level Resistance di 21.300 dollar dan 21.500 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here