GBPUSD Sesi Eropa Bullish Kalahkan Sentimen Dollar

587

Keuntungan yang diraup dollar di pasar forex hanya sampai di awal sesi Asia setelah perdagangan sebelumnya terangkat oleh penguatan data inflasi AS dan komentar hawkish Janet Yellen. Dan itu menjadi pijakan kuat bagi poundsterling yang sebelumnya melemah dalam pair GBPUSD.

Masuki sesi Eropa pasar banyak melepas dollar dan membeli banyak pound Inggris setelah melihat perdagangan bursa saham kawasan Eropa dibuka positif meskipun kini masuk zona merah. Keuntungan di awal bursa saham Eropa mengangkat kurs pound yang memiliki imbal hasil lebih tinggi. Selain itu pasar mencerna kembali pernyataan hawksih Janet Yellen terkait tindakan Presiden Donald Trump.

Perdagangan GBPUSD hari ini tidak ada sentimen yang menggerakkan dari rilis data ekonomi seperti perdagangan sebelumnya, sehingga pasar fokus menunggu rilis data ekonomi yang banyak menunjukkan data negatif. Jika data tersebut sesuai ekspektasi dipastikan GBPUSD lanjut rally, namun diwaspadai komentar dari Janet Yellen dalam suatu event di San Fransisco.

Pergerakan poundsterling sesi Eropa (17:16:00 WIB) bergerak kuat terhadap dollar AS,  setelah  dibuka lebih rendah dari perdagangan sebelumnya pada 1.2417  di  awal   perdagangan sesi Asia,  kini pair GBPUSD berada di posisi 1.2326 setelah sempat mencapai posisi tertinggi 1.2335 dan terendah di 1.2253.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika yang berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center melihat pair GBPUSD secara teknikal dapat naik lagi ke kisaran resisten 1.2367 – 1.2417. Namun jika tidak sampai dan terjadi    koreksi negatif maka pair dapat turun kembali menuju kisaran 1.2237-1.2186.

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here