Indeks Kospi 25 Januari Bergerak Datar Merespon Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi

305

Pada awal perdagangan bursa saham Korea Selatan Rabu (25/01) indeks Kospi dibuka naik, saat ini terpantau datar, naik tipis 1,18 poin, atau 0,06 persen, ke 2066.94. Pergerakan datar Bursa Saham Korea Selatan terpicu sentimen penguatan bursa Wall Street, namun kenaikan dibatasi perlambatan pertumbuhan ekonomi Korea Selatan.

Bursa Saham AS berakhir naik pada akhir perdagangan Rabu dinihari (25/01), terdukung langkah kebijakan pertama Presiden AS Donald Trump, juga dukungan kenaikan sektor bahan lebih dari 2,5 persen. Indeks Dow Jones naik 0,57 persen, ke 19,912.71, dengan kenaikan tertinggi saham DuPont. Indeks S & P 500 naik 0,66 persen, ke 2,280.07, dengan sektor bahan memimpin delapan sektor yang lebih tinggi dan mencatatkan rekor tertinggi intraday dan penutupan. Indeks komposit Nasdaq naik 48,01 poin, atau 0,86 persen, ke 5,600.96.

Namun kenaikan dibatasi dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi kuartal empat Korea Selatan. Bank of Korea meleporkan bahwa produk domestik bruto (PDB) kuartal keempat naik 0,4 persen dari kuartal sebelumnya, dan 2,3 persen pada tahun. Sebuah jajak pendapat Reuters telah memperkirakan pertumbuhan naik 0,3 persen pada kuartal terakhir.

Pada awal perdagangan saham kapital besar Samsung Electronics mencapai rekor tertinggi baru, naik 2,31 persen dan saham pembuat chip utama SK hynix juga naik 1,16 persen.

Di sisi lain, saham produsen mobil top Hyundai Motor kehilangan 0,34 persen dan afiliasi yang lebih kecil Kia Motors menumpahkan 2,31 persen. Saham pembuat suku cadang mobil Hyundai Mobis Co turun 2,57 persen.

Mata uang lokal diperdagangkan pada 1,165.40 won terhadap dolar AS, naik 0,50 won dari penutupan sesi sebelumnya.

Sedangkan indeks Kospi berjangka terpantau naik 0,30 poin atau 0,11 persen pada 268.30, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 268.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya, indeks Kospi berpotensi melemah dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi kuartal akhir Korea Selatan. Indeks diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 265.15-262.31, dan jika naik akan menembus kisaran Resistance 271.09-274.02.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here