Kekuatan Yang Pertahankan Laju Dollar AS Hingga Sesi Asia

539

Masuki perdagangan forex sesi Asia hari Jumat (27/1), dollar AS kembali bergerak bullish melanjutkan rally perdagangan sebelumnya menerima sentimen perdagangan sebelumnya yaitu prospek ekonomi AS dan pendapatan perusahaan-perusahaan di negeri tersebut. Pasar optimis melihat sentimen diatas meskipun sikap proteksionis kebijakan Presiden Donald Trump membuat ketidakpastian terhadap perdagangan global.

Laju dollar AS hingga pagi ini dibatasi oleh beberapa batasan yang bisa terpangkas kembali seperti anjloknya yield obligasi Amerika cukup parah dan fokus pasar global sepanjang hari yaitu rilis data advance PDB AS Q4-2016. Anjloknya yield obligasi AS pada sesi Amerika semalam dipicu oleh buruknya rilis data ekonomi seperti klaim pengangguran dan data home sales AS.

Terhadap beberapa rival utamanya pada sesi Asia pagi ini, hampir semua melemah mendapat tekanan dari kuatnya dollar AS kecuali aussie yang menerima kekuatan rebound dari rally harga minyak mentah dan juga data PPI Q4-2016.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama di tengah perdagangan sesi Asia naik  ke posisi 100,51 setelah dibuka pada posisi 100.48. Perdagangan sebelumnya dollar AS ditutup pada posisi 100.49

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here