GDP AS Turun Tekan Wall Street; Minyak Mentah Merosot

475

Bursa saham AS ditutup mixed pada akhir perdagangan Sabtu dinihari (28/01) setelah GDP awal kuartal keempat AS menurun dari perkiraan, namun berhasil membukukan keuntungan mingguan sekitar 1 persen. Dow Jones turun 0,04% di 20,093.78 dengan penurunan tertinggi saham Chevron, SP500 tergelincir 0,09% ke 2294,69 dengan sektor real estat memimpin delapan sektor yang lebih rendah serta Nasdaq naik 0,1% ke 5,660.78.

Perdagangan bursa saham Asia pagi ini dibuka lebih rendah pengaruh reaksi investor internasional terhadap kebijakan imigrasi Presiden AS Donald Trump menambah tekanan dollar AS, Nikkei turun 0,62% ke 19.346,32, ASX 200 turun 0,99% ke 5657,70 sedangkan pasar bursa Korea Selatan tutup untuk libur umum.

Dari pasar komoditas, harga emas naik tipis 0,13% menjadi USD 1,190.06 per troy ons pada perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari (28/01), setelah pasar saham dan hasil Treasury AS berbalik lebih rendah, tetapi logam mulia berada di jalur untuk penurunan mingguan pertama tahun ini setelah pedagang menguangkan pada reli minggu ini ke tertinggi dua bulan. Harga minyak mentah tergelincir 1,1% menjadi USD 53,17 pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari (28/01), memperpanjang kerugian setelah data menunjukkan peningkatan pengeboran di Amerika Serikat, mengurangi fokus pada upaya oleh OPEC dan produsen lain untuk memotong pasokan.

Dari pasar valas, Dollar AS naik tipis,  mundur dari penguatan satu minggu terhadap mata uang utama lainnya pasca imbal hasil tresury menurun Jumat kemarin. EURUSD naik 0,15% ke  level 1.06970. GBPUSD turun 0,37% ke level 1.25473. USDJPY naik 0,49% ke level 115.079.

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Jumat (27/1) turun 0,1% ke posisi 5317,63, IHSG retreat kembali sekalipun mendapat dukungan dari masuknya modal asing cukup besar. Namun secara mingguan IHSG pekan ini berhasil cetak penguatan dari pelemahan 2 pekan berturut.Sentimen negatif datang dari mixednya kekuatan bursa saham global serta penurunanan harga minyak mentah. Namun dibatasi oleh usaha pergerakan rupiah yang positif. Hari ini, IHSG diperkirakan akan di kisaran support 5278-5295 dan kisaran resistance 5330-5342. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : BMRI, EXCL, LPPF dan PPRO.

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here