Sinyal Kenaikan Suku Bunga The Fed Tidak Jelas; Dollar AS Lemah, Emas Naik

599

Bursa Saham AS berakhir sebagian besar datar pada akhir perdagangan Jumat dinihari (03/02) dengan investor menantikan laporan pekerjaan Jumat, di tengah terjadinya ketegangan antara Amerika Serikat dengan Iran, Meksiko dan Australia. Dow Jones turun 0,03% di 19,884.91 dengan penurunan tertinggi saham Caterpillar, SP500 naik 0,06% ke 2280,85 dengan sektor real estat memimpin enam sektor yang lebih tinggi serta Nasdaq turun 0,11% ke 5,636.20.

Perdagangan bursa saham Asia pagi ini dibuka menguat. Nikkei naik 0,76% ke 19.058,68 terpicu pelemahan Yen, ASX 200 naik 0,19% ke 5656,40 terdukung kenaikan saham energi, serta Kospi naik 0,33% ke 2077,75 terdorong penguatan saham otomotif.

Dari pasar komoditas, harga emas naik 0,50% menjadi USD 1,215.11 per troy ons ke tertinggi 11 pekan pada perdagangan Jumat dinihari (03/02) setelah Federal Reserve AS tidak memberikan sinyal yang jelas pada kemungkinan peningkatan suku bunga bulan Maret dalam pernyataan terbarunya, dengan mundurnya dolar AS. Harga minyak mentah berjangka AS berakhir lebih rendah 0,6% menjadi USD 53,54 per barel pada akhir perdagangan Jumat dinihari (03/02), karena meningkatnya persediaan minyak mentah AS mengimbangi pelaksanaan pemotongan produksi oleh OPEC dan eksportir besar lainnya.

Dari pasar valas, Dolar AS turun ke level terendah sejak pertengahan November terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pasca The Fed tidak memberikan sinyal yang jelas pada kemungkinan peningkatan suku bunga bulan Maret. EURUSD turun 0,09% ke  level 1.07575. GBPUSD turun 1,04% ke level 1.25236. USDJPY turun 0,39% ke level 112.793.

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan hari Kamis (2/2) naik 0,5% ke posisi 5353,71, Penguatan IHSG terdukung penguatan Rupiah. Sentimen negatif datang dari lemahnya perdagangan bursa saham global dan penurunan harga minyak mentah. Selain itu ada beberapa saham yang menarik untuk dilakukan profit taking. Namun potensi koreksi bisa dibatasi oleh stabilnya nilai rupiah akhir pekan. Hari ini, IHSG diperkirakan akan berada di kisaran support 5300-5320 dan kisaran resistance 5360-5375. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : BMRI, BSDE, HMSP dan WSKT.

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here