Awal Indeks Hang Seng 7 Februari Terganjal Kemerosotan Wall Street dan Minyak Mentah

508

Pada awal perdagangan bursa Hong Kong Selasa (07/02), indeks Hang Seng dibuka lemah, saat ini terpantau turun -14,35 poin atau -0,06 persen pada 23333.89. Pelemahan bursa Hong Kong tertekan pelemahan bursa Wall Street dan harga minyak mentah semalam.

Bursa saham AS jatuh pada akhir perdagangan Selasa dinihari (07/02) tertekan pelemahan minyak mentah, serta kehati-hatian investor mencermati agenda kebijakan Gedung Putih dan mencerna laporan laba emiten. Indeks Dow Jones turun 0,09 persen, menjadi ditutup pada 20,052.42, dengan penurunan tertinggi saham Verizon. Indeks S & P 500 turun 0,21 persen, menjadi berakhir pada 2,292.56, dengan sektor energi memimpin sembilan sektor yang lebih rendah. Indeks Nasdaq turun 3,21 poin, atau 0,06 persen, ke 5,663.55.

Lihat : Bursa Wall Street Tertekan Kemerosotan Minyak Mentah, Investor Cermati Kebijakan Trump dan Laba Emiten

Harga minyak mentah jatuh pada akhir perdagangan Selasa dinihari (07/02) tertekan penguatan dolar AS dan persediaan AS melebihi produksi OPEC mengatasi sentimen hambatan ekspor minyak akibat meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Harga minyak mentah berjangka AS turun 82 sen, atau 1,5 persen, untuk berakhir di $ 53,01.

Lihat : Harga Minyak Mentah Jatuh 1,5 Persen Terpicu Kenaikan Dollar AS dan Persediaan AS

Pada awal perdagangan saham-saham energi sebagian besar mundur setelah harga minyak turun di perdagangan AS. Saham Sinopec turun 0,97 persen menjadi HK $ 6,12, sementara saham CNOOC turun 0,83 persen menjadi HK $ 9,62. Saham PetroChina turun 0,82 persen menjadi HK $ 6,02.

Sedangkan indeks Hang Seng berjangka terpantau naik 25,00 poin atau 0,11 persen, pada 23,275.00, naik dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 23,250.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Hang Seng berpotensi lemah dengan pelemahan bursa global. Indeks diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 22,720-22,248, dan jika naik akan bergerak dalam kisaran Resistance 23,724-24,249.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here