Indeks Hang Seng 8 Februari Bergerak Turun Tertekan Pelemahan Minyak Mentah

494
Vibizmedia Photo

Pada awal perdagangan bursa Hong Kong Rabu (08/02), indeks Hang Seng dibuka lemah, saat ini terpantau turun tipis -19,76 poin atau -0,08 persen pada 23311.81. Pelemahan bursa Hong Kong tertekan pelemahan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah merosot pada akhir perdagangan Rabu dinihari (08/02), tertekan oleh permintaan lesu dan tanda peningkatan dalam produksi minyak shale AS yang bisa mempersulit upaya OPEC dan produsen lain untuk mengurangi pasokan.

Harga minyak mentah berjangka berakhir turun 84 sen, atau 1,6 persen, pada $ 52,17 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent turun $ 1,03, atau 1,9 persen, ke $ 54,69 per barel pada 04:50 (2150 GMT).

Lihat : Harga Minyak Mentah Merosot 1,6 Persen; Permintaan Lemah dan Pasokan AS Berlimpah

Terpantau pagi ini, harga minyak mentah lanjutkan penurunan di sesi Asia pada Rabu, memperpanjang penurunan lebih dari 1 persen Selasa setelah data menunjukkan kenaikan dalam persediaan minyak mentah AS. Reuters melaporkan data mingguan dari American Petroleum Institute (API) memperkirakan persediaan minyak mentah AS melonjak 14,2 juta barel pekan lalu. Minyak mentah AS turun 1,17 persen menjadi $ 51,56 per barel pada 10:58 HK / SIN pada Rabu, sementara patokan global Brent kehilangan 0,84 persen menjadi $ 54,59.

Pada awal perdagangan saham-saham energi merosot. Saham PetroChina Co Ltd merosot -1,49 persen, saham China Shenhua Energy Co Ltd turun -1,12 persen, saham CNOOC Ltd turun -1,04 persen.

Sedangkan indeks Hang Seng berjangka terpantau turun -3,00 poin atau -0,01 persen, pada 23,258.00, naik dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 23,261.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Hang Seng berpotensi lemah penurunan harga minyak mentah. Indeks diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 22,720-22,248, dan jika naik akan bergerak dalam kisaran Resistance 23,724-24,249.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here