Bursa Hong Kong 15 Februari Berakhir Naik 1 Persen, Tertinggi 5 Bulan

445
indeks hang seng

Di akhir perdagangan bursa Hong Kong Rabu (15/02), indeks Hang Seng ditutup naik 291,86 poin, atau 1,23 persen pada 23994.87. Bursa Saham Hong Kong mencapai tinggi lima bulan pada hari Rabu, setelah komentar Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada ekonomi AS dan meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga mengirim Wall Street ke rekor tertinggi.

Lihat : Bursa Wall Street Cetak Rekor Baru Merespon Pidato Yellen

Yellen mengatakan pada hari Selasa bahwa Fed mungkin akan menaikkan suku bunga pada pertemuan mendatang, dan bahwa menunda kenaikan tarif bisa meninggalkan komite kebijakan The Fed di belakang kurva.

Lihat : Sinyal Hawkish Yellen Untuk Kenaikan Suku Bunga AS

Beberapa analis melihat kenaikan pada pertemuan kebijakan Fed berikutnya, pada bulan Maret.

Analis mengatakan suku bunga yang lebih tinggi akan menguntungkan bank-bank, namun menekan profitabilitas real estate karena biaya pinjaman yang lebih tinggi.

Saham keuangan naik 1,9 persen di dekat tinggi 18-bulan.

Arus masuk dana yang berkelanjutan menuju selatan melalui Bursa Connect Shanghai-Hong Kong juga memberikan dukungan. Investor daratan menggunakan 2,7 miliar yuan ($ 393.100.000) pada Rabu, atau 25,6 persen dari kuota harian, dibandingkan dengan rata-rata kurang dari 11 persen pada Januari.

Sedangkan indeks Hang Seng berjangka terpantau naik 3,00 poin atau 0,01 persen, pada 23,972.00, naik dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 23,969.00.

Malam nanti pasar akan dirilis data inflasi Januari AS yang diindikasikan meningkat. Jika terealisir akan menguatkan bursa Wall Street.

Juga akan dirilis data persediaan minyak mentah mingguan AS, yang diindikasikan menurun. Ini akan mengangkat harga minyak mentah sehingga membantu kenaikan bursa Wall Street.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Hang Seng akan bergerak naik jika bursa Wall Street terealisir positif malam ini.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here