Harga Batubara Rotterdam Turun 1 Persen Terganjal Pelemahan Minyak Mentah

490

Pada akhir perdagangan Kamis dinihari (23/03), harga batubara Rotterdam berakhir lemah tertekan penurunan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah tergelincir ke hampir terendah empat bulan pada akhir perdagangan Kamis dinihari (23/05) setelah data menunjukkan persediaan minyak mentah AS meningkat lebih tinggi dari yang diperkirakan, menambah tekanan bagi OPEC untuk memperpanjang pemotongan produksi setelah Juni.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI), sebagai hari pertama kontrak bulan depan untuk Mei berakhir turun 20 sen atau 0,4 persen, pada $ 48,04 per barel. Harga minyak mentah berjangka patokan global Brent untuk pengiriman Mei turun 31 sen ke $ 50,65 per barel pada 2:33 EDT (1833 GMT).

Lihat : Harga Minyak Mentah Turun Terganjal Peningkatan Pasokan AS

Dengan pelemahan harga minyak mentah tersebut, harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan April 2017 turun di posisi 69,60 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penurunan sebesar -0,90 dollar atau setara dengan -1,28 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Pasar akan mencermati hasil pemungutan suara RUU pemeliharaan kesehatan di parlemen AS untuk menggantikan Obamacare. Jika terjadi kesepakatan berpotensi menguatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi lemah jika dollar AS terealisir naik. Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level Support pada posisi 69,10 dollar dan Support kedua di level 68,60 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi kenaikan harga ada pada posisi 70,10 dollar dan 70,60 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here