Bursa Seoul 24 Maret Berakhir Lemah; Mingguan Naik Dibatasi Sentimen Gangguan Keamanan

484
Photo by Vibizmedia

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Jumat (24/03), indeks Kospi berakhir turun 0,17 persen atau 3,8 poin menjadi ditutup pada 2,168.95. Bursa saham Korea Selatan jatuh karena aksi jual saham investor asing, terpicu sentimen pelemahan saham Samsung.

Wakil Ketua Samsung Electronics, Kwon Oh-hyun mengatakan kepada para pemegang saham pada hari sebelumnya bahwa perusahaan bisa menunda langkah untuk mengubah struktur manajemen perusahaan.

Perusahaan hedge fund AS Elliott Management mendesak Samsung Electronics untuk membagi raksasa elektronik menjadi perusahaan induk dan operasi untuk meningkatkan transparansi dan pemegang saham kembali.

Juga, investor berhati-hati menunggu pemungutan suara RUU perawatan kesehatan AS yang tertunda yang dipandang sebagai ujian kemampuan Presiden AS Donald Trump untuk menyampaikan kebijakan-kebijakan ekonominya.

Saham Samsung Electronics turun 0,72 persen menjadi berakhir pada 2.075.000 won

Sementara saham SK hynix, seorang pembuat chip global, naik 2,17 persen menjadi 49.500 won. Saham Naver, operator portal Internet negara atas, naik 0,93 persen pada 872,000 won.

Saham otomotif diperdagangkan di medan negatif, dengan saham pemimpin industri Hyundai Motor turun 0,61 persen menjadi 164.000 won, dan afiliasi yang lebih kecil Kia Motors merayap turun 0,13 persen pada 37.250 won.

Mata uang lokal ditutup pada 1,122.60 won terhadap dolar AS, turun 0,2 won dari penutupan sesi sebelumnya.

Sedangkan indeks Kospi berjangka terpantau tidak berubah pada 282.85, sama dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Untuk minggu ini indeks Kospi naik 0,2 persen. Kenaikan bursa Seoul didukung penguatan saham kapital besar seperti Samsung dan Hyundai Motor. Sentimen positif ini dibatasi oleh kekuatiran gangguan keamanan setelah Korea Utara berusaha meluncurkan rudal namun gagal.

Pasar akan mencermati hasil pemungutan suara RUU pemeliharaan kesehatan di parlemen AS untuk menggantikan Obamacare. Jika terjadi kesepakatan berpotensi menguatkan bursa Wall Street.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Seoul akan bergerak positif jika bursa Wall Street terealisir menguat. Indeks diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 279.82-276.78, dan jika naik akan menembus kisaran Resistance 285.92-288.97.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here