IHSG 31 Maret Bergerak Capai Level 5600, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

627
Vibizmedia Photo

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Jumat (31/03) dibuka datar, turun tipis -3,43 poin atau -0,06 persen, pada 5589,52.

Selanjutnya IHSG berupaya bangkit. Memasuki pukul 09.16 WIB, IHSG bergerak naik 0,05 persen pada 5595,63. IHSG sempat mencapai sesi tertinggi pada posisi 5606,03, sebagai rekor tertinggi sepanjang masa.

Penguatan IHSG terdukung aksi beli saham investor asing yang didorong menguatnya bursa Wall Street dan kenaikan minyak mentah semalam.

Bursa saham AS ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat dinihari (31/03) terdorong lonjakan minyak mentah dan data ekonomi yang lebih baik. Indeks Dow Jones naik 0,33 persen, menjadi ditutup pada 20,728.49, dengan kenaikan tertinggi saham Exxon Mobil. Indeks S & P 500 naik 0,29 persen, menjadi berakhir pada 2,368.06, dengan sektor keuangan memimpin tujuh sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq naik 0,28 persen, menjadi ditutup pada 5,914.34.

Lihat : Bursa Wall Street Berakhir Kuat; Nasdaq Bukukan Rekor Baru

Harga minyak mentah melonjak untuk hari ketiga pada akhir perdagangan Jumat dinihari (31/03), sebagai tertinggi dalam tiga minggu setelah Kuwait memberikan dukungan untuk perpanjangan pemotongan produksi OPEC dalam upaya untuk mengurangi kelebihan pasokan global.

Harga minyak mentah berjangka AS berakhir melonjak 84 sen, atau 1,7 persen, pada $ 50.35, sebagai level penutupan terbaik dalam tiga minggu. Harga minyak mentah berjangka Brent naik 53 sen, atau 1 persen, pada $ 52,95 per barel pada 14:36 ET (1836 GMT), setelah mencapai sesi tinggi $ 53,10.

Lihat : Harga Minyak Mentah Naik Tertinggi 3 Minggu, Tembus Level $ 50

Tercatat 126 saham menguat dan 77 saham melemah, transaksi sebesar lebih Rp 799 miliar dari lebih 13,6 juta lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak lebih 38.000 kali.

Namun keuntungan tertahan dengan menguatnya dollar AS yang menekan mata uang Rupiah pagi ini.

Pagi ini IHSG terdukung oleh 6 sektor yang positif, dengan penguatan tertinggi sektor Pertambangan yang naik 0,52 persen.

Pagi ini terjadi aksi beli saham investor asing. Terpantau dana asing yang masuk pasar modal mencapai net Rp. 73,48 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya IHSG berpotensi menguat terbatas dengan lanjutan aksi beli saham investor asing. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5575-5555, dan kisaran Resistance 5615-5635.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here