Dollar AS Sesi Eropa 4 April Bergerak Mixed

380

Hingga perdagangan forex sesi Eropa hari Selasa (4/4) posisi dollar AS sebagai mata uang utama global bergerak mixed dengan menguat terhadap euro, poundsterling, swissfranc dan aussie namun tertekan oleh safe haven yen. Anjloknya dollar AS terhadap yen di picu oleh merahnya perdagangan aset beresiko sehingga dihindari seperti bursa saham dan imbal hasil obligasi yang tertekan.

Dollar AS sempat bergerak kuat di kisaran tertinggi dalam 14 hari melanjutkan laju perdagangan sebelumnya. Dollar AS menjadi pilihan pasar sebagai safe haven setelah yen Jepang, karena rival utamanya di Eropa sedang memiliki fundamental yang kurang beruntung.

Terpantau di pasar internasional, indeks bursa saham global baik kawasan Asia dan juga pembukaan Eropa sore ini masuk zona merah. Demikian juga dengan imbal hasil obligasi banyak negara besar masuk zona merah, imbas kekhawatiran pasar terhadap beberapa kondisi ekonomi negara tertentu dan di kawasan Eropa dampak serangan teroris di Rusia.

Hingga sesi Amerika, dollar AS diperkirakan masih menerima sentimen yang mixed seperti 2 data ekonomi neraca perdagangan luar negeri dan pesanan pabrik AS bulan Maret. Selain itu terdapat momentum pidato pejabat Fed D Tarullo.

Indeks dollar yang menunjukkan kekuatan dollar AS terhadap banyak rival utamanya di tengah  perdagangan forex sesi Eropa bullish  di 100.59  setelah awal perdagangan  dibuka pada posisi 100.47 lalu sempat menyentuh posisi  terendah di 100.42 dan posisi tertinggi 100.69.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here