Dollar AS Naik Tipis Merespon Pertemuan Trump-Jinping, Data NFP Menjadi Kunci

675

Dolar berakhir naik sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat dinihari (07/04) karena investor ragu-ragu untuk pertemuan puncak dua hari antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping, pertemuan yang bisa memiliki konsekuensi geopolitik.

Trump menghadapi tekanan untuk memberikan konsesi perdagangan dengan Tiongkok untuk meminta dukungan yang paling kuat dan mencegah krisis dengan Korea Utara. Namun belum dapat diprediksi dengan jelas bagaimana hasilnya, demikian juga belum ada sentimen dukungan ataupun pesimisme dari pejabat Gedung Putih.

Risalah terbaru pertemuan Federal Reserve AS yang dirilis pada hari Rabu, menambahkan kehati-hatian bagi investor terhadap dolar, karena tidak benar-benar mengubah tampilan dari perlambatan kenaikan suku bunga AS naik tahun ini.

Pada perdagangan tengah hari, indeks dolar naik 0,11 persen pada 100,67. Greenback juga naik 0,23 persen terhadap yen di 110,94.

Euro, sementara itu, sedikit negatif pada $ 1,0655, menghapus kerugian yang membawanya ke tiga minggu rendah setelah komentar Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan ia melihat tidak perlu untuk saat ini menyimpang dari jalan kebijakan ECB.

Sebelum mengubah sikapnya, ECB harus memiliki keyakinan yang memadai bahwa inflasi akan kembali ditargetkan lebih tinggi dari batas jangka menengah, katanya.

Mata uang tunggal ini telah melonjak di atas $ 1,09 pada bulan Maret untuk pertama kalinya sejak awal November setelah Draghi mengisyaratkan kurangnya urgensi untuk kebijakan ekspansif, dengan investor memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga pada awal 2018.

Malam nanti akan dirilis data Non Farm Payrolls AS bulan Maret yang diindikasikan melemah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks dollar AS akan bergerak positif setelah klaim pengangguran AS menurun semalam, juga harapan positif untuk pertemuan Trump-Jinping. Namun malam nanti, jika data Non Farm Payrolls AS terealisir menurun, akan menekan dollar AS.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here