Harga Gula ICE Merosot Terkena Profit Taking

503

Harga gula berjangka ICE ditutup merosot pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Selasa dini hari (11/04). Penurunan harga gula mengabaikan kenaikan minyak mentah dan pelemahan dollar AS. Harga komoditas ini mengalami pelemahan terpicu aksi profit taking.

Harga gula pada akhir pekan melonjak 2 persen. Sedangkan selama seminggu harga gula menguat 1 persen. Kenaikan tersebut dimanfaatkan pedagang untuk melakukan aksi jual.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Mei 2017 terpantau merosot. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup turun sebesar 0,14 sen atau setara dengan 0,83 persen pada posisi 16,63 sen per pon.

Malam nanti akan dirilis data JOLTs job openings Februari AS yang diindikasikan meningkat. Jika terealisir akan menguatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga gula berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi melemah terbatas jika penguatan dollar AS terjadi. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Support pada posisi 16,10 sen dan 15,60 sen. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 17,10  sen dan 17,60 sen.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here