Ketegangan Geopolitik Menekan Dollar AS dan Wall Street

565

Bursa saham AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu dinihari (12/4) pengaruh kekhawatiran investor terhadap kondisi geopolitik yang berkepanjangan. Dow Jones turun 0,03% di 20,651.30 dengan penurunan tertinggi saham Apple, SP500 turun 0,14% ke 2353,78 dengan sektor teknologi memimpin tujuh sektor yang lebih rendah serta Nasdaq turun 0,24% ke 5,866.77.

Perdagangan bursa saham Asia pagi ini dibuka mixed pengaruh ketegangan di Semenanjung Korea atas peringatan serangan nuklir dari Korea Utara, Nikkei turun 1,30% ke 18.504,10, ASX 200 turun 0,04% ke 5926,80 serta Kospi naik 0,07% ke 2.125,39.

Dari pasar komoditas, harga emas melonjak 1,50% menjadi USD 1,273.06 per ons pada akhir perdagangan Rabu dinihari (12/04) dengan meningkatnya permintaan aset safe haven terpicu ketegangan politik dan keamanan di Korea Utara dan Timur Tengah, serta pemilihan umum Perancis yang mendekat. Harga minyak mentah naik 0,6% menjadi USD 53,40 per barel pada akhir perdagangan Rabu dinihari (12/04), terpicu laporan bahwa Arab Saudi telah mengatakan kepada para pejabat OPEC ingin melanjutkan pemotongan OPEC untuk tambahan enam bulan berikutnya tahun 2017 ini.

Dari pasar valas, Dolar AS melemah 5 bulan terhadap Yen pengaruh ketegangan geopolitik yang terjadi atas peringatan serangan nuklir dari Korea Utara. EURUSD naik 0,09% ke  level 1.06040. GBPUSD naik 0,62% ke level 1.24896. USDJPY turun 1,19% ke level 109.611.

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan hari Selasa (5/4) turun 0,3% ke posisi 5627,93 Pelemahan IHSG terpicu aksi profit taking investor lokal. IHSG diperkirakan akan berada di kisaran support 5595-5615 dan kisaran resistance 5666-5692. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : BBNI, INDF, KLBF dan PTBA.

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here