Harga Batubara Rotterdam Merosot 1,7 Persen Tergerus Pelemahan Minyak Mentah

198

Harga batubara Rotterdam ICE ditutup lemah pada akhir perdagangan Selasa dinihari (25/04), terganjal pelemahan minyak mentah.

Harga minyak mentah tergelincir pada akhir perdagangan Selasa dinihari (25/04), memperpanjang penurunan pekan lalu, terpicu pernyataan bearish Rusia jika tidak ada konfirmasi bahwa OPEC akan memperpanjang pemotongan produksi sampai akhir 2017.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) berakhir turun 39 sen atau 0,8 persen, menjadi $ 49,23 per barel, dari puncak intraday $ 50,22.

Harga minyak mentah berjangka Brent turun 33 sen menjadi $ 51,63 per barel pada pukul 2:38 pm (1838 GMT), setelah sebelumnya naik setinggi $ 52,57.

Lihat : Harga Minyak Mentah Turun Terpicu Pernyataan Bearish Rusia

Harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Septemer 2017 berakhir turun di posisi 71,85 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami pelemahan sebesar 1,25 dollar atau setara dengan 1,71 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Malam nanti akan dirilis data New Home Sales Maret dan CB Consumer Confidence April yang diindikasikan melemah. Jika terealisir akan menekan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi naik jika pelemahan dollar AS terealisir. Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 72,35 dollar dan Resistance kedua di level 72,85 dollar. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 71,35 dollar dan 70,85 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here