Harga Timah 25 April Merosot 1 Persen Terganjal Profit Taking

216

Harga timah di bursa Malaysia turun pada perdagangan Selasa (25/04). Penurunan harga timah tertekan aksi profit taking.

Pelemahan harga timah mengabaikan berbagai sentimen positif, baik penguatan bursa Wall Street dan pelemahan dollar AS.

Bursa saham A.S. melonjak lebih 1 persen pada akhir perdagangan Selasa dinihari (25/04) pasca hasil pemilihan presiden Perancis putaran pertama yang memberikan sentimen positif. Indeks Dow Jones naik 1,05 persen menjadi ditutup pada level 20.763,89. Indeks S & P 500 naik 1,08 persen menjadi berakhir pada 2.374,15. Indeks Nasdaq menguat 1,24 persen, ditutup pada 5.983,82.

Lihat : Bursa Wall Street Melonjak Lebih 1 Persen Merespon Hasil Pilpres Perancis

Dollar AS melemah semalam setelah Euro melonjak mendekati 5,5 bulan tertinggi terpicu kelegaan pasar atas kemenangan Emmanuel Macron mengungguli kandidat anti-uni eropa Marine Le Pen di putaran pertama pemilihan presiden Prancis.

Harga timah di bursa komoditas Malaysia berakhir menurun hari ini. Harga logam industri ini diperdagangkan pada posisi 19.650 dollar per ton, turun sebesar -200 dollar atau -1,0 persen dari penutupan sebelumnya pada 19.850.

Malam nanti akan dirilis data New Home Sales Maret dan CB Consumer Confidence April yang diindikasikan melemah. Jika terealisir akan menekan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga timah Malaysia pada perdagangan selanjutnya akan bergerak kuat jika dollar AS terealisir lemah. Harga akan menghadapi level Resistance di posisi 19.850 dollar dan 20.050 dollar. Akan tetapi jika terjadi pelemahan, harga timah akan menghadapi level Support di 19.4050 dollar dan 19.250 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here