Harga Gula ICE Awal Mei Naik; Bulan April Merosot 1 Persen

302

Harga gula berjangka ICE ditutup naik pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Selasa dinihari (02/05). Harga komoditas ini mundur dari lonjakan akhir pekan, dengan pengiriman besar yang membuat pasar berada dalam kondisi jenuh jual.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Juli 2017 terpantau naik. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup naik sebesar 0,05 sen atau setara dengan 0,31 persen pada posisi 16,18 sen per pon.

Sebelumnya pada akhir pekan harga gula ICE melonjak tinggi 0,70 sen atau 4,54 persen pada 16,13 sen per pon. Beberapa suhu yang sangat dingin bergerak ke Brazil selama akhir pekan, dan suhu beku terlihat di sebelah selatan Curitiba, Parana. Itu mungkin tidak cukup dingin untuk merusak banyak Gula, tapi ini awal untuk jenis cuaca dingin yang membuat minat beli yang besar.

Untuk minggu ini harga gula merosot -1,36 persen. Lonjakan harga gula akhur pekan mengurangi kerugian, dimana pasar gula tertekang oleh peningkatan produksi Brazil dan global, proyeksi penurunan harga gula oleh Rabobank dan pelemahan minyak mentah.

Untuk bulan April, harga gula merosot sekitar 1 persen. Pelemahan bulan April selain juga tertekan pada akhirpekan ini, juga sebagian besar tertekan peningkatan produksi Brazil dan profit taking.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga gula berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi naik jika pelemahan dollar AS terealisir. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 16,70 sen dan 17,20 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 15,70  sen dan 15,20 sen.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here