Harga Batubara Rotterdam Turun Tertekan Pelemahan Minyak Mentah

205

Harga batubara Rotterdam ICE ditutup lemah pada akhir perdagangan Rabu dinihari (03/05), terganjal pelemahan minyak mentah.

Harga minyak mentah turun pada akhir perdagangan Rabu dinihari (03/05) terbebani produksi yang lebih tinggi di Amerika Serikat, Kanada dan Libya melebihi produksi yang lebih rendah oleh Rusia dan eksportir utama OPEC.

Harga minyak mentah berjangka A.S. berakhir turun $ 1,18, atau 2,4 persen, di $ 47,66, dari puncak sesi $ 49,28 dan memperpanjang penurunan 1 persen di hari Senin.

Harga minyak mentah berjangka Brent turun $ 1,17, atau 2,3 persen, pada $ 50,35 per barel pada pukul 2:34 siang waktu ET (1834 GMT), setelah sebelumnya naik setinggi $ 52,16.

Lihat : Harga Minyak Mentah Ditutup Anjlok 2 Persen; Potensi Rebound dari Laporan Bullish API

Harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan September 2017 berakhir turun di posisi 72,35 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami kenaikan sebesar 0,55 dollar atau setara dengan 0,75 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Malam nanti akan dirilis data persediaan minyak mentah mingguan AS oleh EIA yang diindikasikan terjadi penurunan. Jika terealisir akan menguatkan harga minyak mentah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi naik jika kenaikan harga minyak mentah terealisir. Harga batubara berjangka berpotensi menguji level Resistance pada posisi 72,85 dollar dan Resistance kedua di level 73,35 dollar. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi pelemahan harga ada pada posisi 71,85 dollar dan 71,35 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here