Harga Gula ICE Akhir Pekan Merosot; Mingguan Anjlok 5 Persen

482

Harga gula berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York akhir pekan Sabtu dinihari (06/05) berakhir turun terpicu peningkatan produksi Brazil.

Pasar diperkirakan untuk surplus 4,72 juta ton, pada musim 2017/18, didorong oleh kenaikan tajam dalam produksi, perkiraan analis Green Pool yang berbasis di Australia pada hari Jumat mengatakan.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Juli 2017 terpantau mengalami penurunan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup turun sebesar -0,06 sen atau setara dengan -0,39 persen pada posisi 15,31 sen per ton.

Untuk pekan ini harga gula anjlok sekitar 5 persen, sebagian besar tertekan berbagai sentimen bearish pelemahan minyak mentah, peningkatan produksi dan panen Brazil, serta perlambatan permintaan dari Tiongkok dan Myanmar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat terbatas dengan aski bargain hunting setelah harga anjlok. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi menguji level Resistance pada posisi 15,80 sen dan 16,30 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 14,80 sen dan 14,30 sen per pon.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here