Wall Street dan Dollar AS Menguat; Pasar Asia Cermati Pilpres Korea Selatan

482

Bursa Wall Street menguat pada akhir perdagangan Selasa dinihari (09/05). Indeks Nasdaq dan S & P 500 membukukan level intraday dan penutupan tertinggi karena investor mencerna kemenangan Emmanuel Macron atas Marine Le Pen dalam pemilihan presiden Prancis. Indeks Dow Jones naik 0,03 persen, ditutup pada 21.012,28, dengan kenaikan tertinggi saham Apple. Indeks S & P 500 naik 0,09 poin atau 0,00 persen menjadi berakhir pada 2.399,38, dengan energi memimpin empat sektor lebih tinggi. Indeks Nasdaq naik 0,03 persen menjadi 6.102,66.

Untuk bursa Asia pagi ini bergerak mixed. Indeks Nikkei turun -0,11 persen pada 19874.80, indeks ASX 200 turun -0,37 persen pada 5849.40. Sedangkan indeks Kospi kemarin melonjak 2,30 persen menjelang pemilihan Presiden Korea Selatan. Pasar Korea Selatan hari ini libur mengadakan pemilihan Presiden Korea Selatan

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS naik 0,5 persen di 46,43 dollar per barel pada akhir perdagangan Selasa dinihari (09/05), namun mengurangi kenaikan sebelumnya meskipun menteri perminyakan Arab Saudi memperkirakan OPEC dan mitranya mempertimbangkan perpanjangan kesepakatan pemotongan pasokan kemungkinan sampai akhir tahun depan. Harga minyak mentah berpotensi naik dengan harapan pemotongan produksi lanjutan untuk paruh kedua tahun 2017.

Sedangkan harga emas berakhir mixed, emas spot LLG pada akhir perdagangan Selasa dinihari (09/05) berakhir turun 0,07 persen pada 1,226.68 dollar per troy ons, terpicu penguatan dollar AS yang diimbangi aksi bargain-hunting setelah harga emas turun ke level terendah tujuh minggu sebelumnya karena permintaan safe haven surut setelah Emmanuel Macron memenangkan pemilihan presiden Prancis. Harga emas selanjutnya berpotensi lemah dengan kuatnya bursa Wall Street..

Dari pasar valas, Dollar AS menguat semalam setelah pernyataan Presiden The Fed Cleveland Loretta Mester  tersebut menyatakan indikator untuk menaikkan suku bunga seperti posisi pasar tenaga kerja dan tingkat inflasi sesuai harapan sekalipun data PDB terakhir lemah. EURUSD turun 0,67 persen pada 1.0923. GBPUSD turun 0.32 % pada 1.2937. USDJPY naik 0,53 persen pada 113.24.  Pagi ini Dolar AS terus menguat. Malam nanti akan dirilis data JOLTs Job Openings dan Wholesale Inventories yang diindikasikan melemah, jika terealisir akan menekan dollar AS.

Dari pasar modal Indonesia, mengakhiri perdagangan saham hari Senin (8/5), IHSG berhasil rally mendapat support  yang cukup besar dari  investor asing hingga ditutup  dengan penguatan  0,4 persen pada posisi 5707,86. Sentimen aksi beli investor asing didukung penguatan kurs rupiah terhadap dollar AS. Sentimen positif akan datang dari penguatan bursa Wall Street dan harga minyak mentah, namun perklu diwaspadai profit taking investor local. Secara teknikal  pergerakan   IHSG  untuk perdagangan selanjutnya, diperkirakan akan ada di kisaran support 5645-5680 dan resisten  5745-5772.  Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini:  ADRO, BSDE, ICBP dan SCMA.

Hari ini pasar akan mencermati Seputar pemilihan presiden Korea Selatan, Retail Sales Maret Australia, Consumer Confidence April Indonesia, Vehicle Sales April Tiongkok, Data perdagangan April Jerman, Wholesale Inventories dan JOLTS job opening Maret AS.

Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here