Indeks Shanghai 17 Mei Masih Terperosok di Zona Merah

333
indeks shanghai

Pada sesi penutupan perdagangan Selasa (16/05) bursa saham Tiongkok naik untuk hari keempat berturut-turut, karena investor mendapat angin segar dari bank sentral untuk meningkatkan likuiditas dalam sistem keuangan.

Namun, dalam sesi tengah hari, Rabu (17/05), indeks Shanghai tidak mampu melanjutkan kenaikan sebelumnya. Indeks Shanghai kehilangan -4,30 poin, atau -0,14 persen, menjadi 3108,66.

Setelah terjadi goncangan di pasar ekuitas dan obligasi, bank sentral dan regulator perbankan juga sudah melunakan rencana pengetatan peraturan pekan lalu, namun tampaknya pasar masih melihat apakah dapat menghadapi risiko ke depannya.

Pergerakan saham sejalan dengan kondisi bursa pada hari ini, sebagian besar nilai saham anjlok, seperti saham China Life Insurance -2,29 persen, saham Ping An Insurance turun -1,51 persen, dan saham Sinopec turun -1,53 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa saham Tiongkok akan bergerak lemah masih tertekan kekuatiran pengetatan kebijakan keuangan.

Evi/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here