Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Tetap pada 4,75 Persen

833

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga tidak berubah pada Kamis (18/05) dengan tetap mewaspadai risiko termasuk kesempatan kenaikan suku bunga A.S. yang akan meningkat pada bulan Juni, mempertahankan tingkatnya sejak Oktober dan kebijakan moneter yang netral.

Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI 7-day RR Rate) tetap stabil di level 4,75 persen, seperti yang diprediksi oleh 19 dari 20 analis dalam jajak pendapat Reuters.

BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility tetap sebesar 4,00 persen dan Lending Facility tetap sebesar 5,50 persen, berlaku efektif sejak 19 Mei 2017.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan bank sentral masih mencermati untuk memangkas tingkat suku bunga, meskipun fokus saat ini adalah pada pengelolaan inflasi dan pemantauan risiko global, termasuk kenaikan suku bunga Federal Reserve dan ketegangan di semenanjung Korea.

Inflasi tahunan, yang mencapai 4,17 persen bulan lalu, masih terkendali dan berada di dalam target untuk tahun 3-5 persen, kata Agus. Dia juga mengatakan ada peluang besar kenaikan Fed bulan depan dan kemungkinan bank sentral A.S. akan kembali naik pada bulan September.

Pada kuartal pertama, ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini tumbuh 5,01 persen dari tahun sebelumnya. Itu secara luas sejalan dengan ekspektasi pasar dan hasil yang lebih kuat dari kuartal sebelumnya, namun pihak berwenang tengah berjuang untuk mendapatkan tingkat pertumbuhan yang secara signifikan melambung.

BI mengatakan pihaknya memperkirakan pertumbuhan kuartal kedua sekitar 5,1 persen, dan pertumbuhan setahun penuh 2017 pada titik tengah kisaran sasaran 5,0-5,4 persen.

Antara Januari dan Oktober 2016, BI menurunkan suku bunga acuan enam kali, dengan total 1,5 poin persentase, untuk mencoba mengangkat pertumbuhan.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here