Bursa Wall Street Rebound Terdorong Harapan Agenda Pertumbuhan Trump

236

Bursa Saham A.S. ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat dinihari (19/05), pulih dari hari terburuk mereka pada 2017, karena investor menilai peluang Presiden Donald Trump untuk bergerak maju dengan agenda pertumbuhannya.

Indeks Dow Jones naik sekitar 55 poin setelah pembukaan yang lebih rendah, dengan saham UnitedHealth memberikan kontribusi paling banyak keuntungan. Cisco Systems, turun 7,2 persen setelah perusahaan tersebut mengeluarkan proyeksi lemah.

Indeks S & P 500 naik sekitar 0,4 persen, dengan telekomunikasi maju 1,2 persen untuk memimpin kenaikan.

Indeks Nasdaq mengungguli, menguat 0,7 persen.

Bursa saham A.S. mengalami hari terburuk mereka pada hari Rabu, dengan Dow turun 372 poin, didukung berita bahwa Comey mengumpulkan sebuah memo yang menguraikan sebuah percakapan di mana Trump menanyainya untuk menghentikan penyelidikan terhadap mantan penasihat Keamanan Nasional Michael Flynn.

Sejak pemilihan, S & P telah memperoleh sekitar 10 persen dengan teknologi informasi dan keuangan yang memimpin. Tapi keuangan mengalami sesi terburuk sejak 24 Juni pada hari Rabu, turun 3 persen.

Treasurys sedikit mengurangi keuntungan yang dilakukan pada sesi Rabu. Imbal hasil obligasi 10 tahun naik menjadi 2,23 persen dan imbal hasil dua tahun jangka pendek menguat ke 1,266 persen.

Treasury menggelar reli terbesar kedua tahun ini pada hari Rabu, karena harapan memudar bahwa Trump bisa mendapatkan reformasi pajak atau stimulus fiskal melalui Kongres tahun ini, atau mungkin bahkan tahun depan.

Dalam berita ekonomi, klaim pengangguran mingguan mencapai 232.000, di bawah 240.000 yang diharapkan. Sementara itu, indeks bisnis Philadelphia Federal Reserve naik menjadi 38,8 di bulan Mei dari 22,0 di bulan April.

Indeks Dow Jones naik 56,09 poin atau 0,27 persen menjadi ditutup pada 20.663,02, dengan saham Wal-Mart memimpin kenaikan dan Cisco tertinggal.

Indeks S & P 500 menguat 8,69 poin atau 0,37 persen menjadi berakhir pada 2.365,72, dengan sektor telekomunikasi memimpin sembilan sektor lebih tinggi dan penurunan energi.

Indeks Nasdaq naik 43,89 poin atau 0,73 persen menjadi ditutup pada 6.055,13.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan bergerak positif dengan harapan bahwa Presiden AS Donald Trump dapat mengatasi krisis politik yang menerpa pemerintahannya. Juga akan mencermati harga minyak mentah.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here