Harga Gula ICE Naik Terpicu Perkiraan Hujan Yang Menghambat Produksi

346

Harga gula berjangka ICE ditutup naik pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Selasa dinihari (23/05). Harga komoditas ini mengalami penguatan, karena para pedagang memperkirakan cuaca basah di Brazil pada akhir pekan dapat menghambat produksi dan pengangkutan pemanis.

Cuaca basah yang diperkirakan terjadi akhir pekan di daerah tebu Brazil tengah selatan. Perkiraan untuk paruh kedua Mei lebih dari dua kali lipat curah hujan rata-rata selama periode dua minggu, dan ini akan menyebabkan penundaan baik dalam pemanenan maupun pengiriman dari pelabuhan, menurut Sucden Financial Research seperti yang dilansir foxbusiness.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Juli 2017 terpantau naik. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup naik sebesar 0,13 sen atau setara dengan 0,79 persen pada posisi 16,51 sen per pon.

Malam nanti akan dirilis data New Home Sales April AS yang diindikasikan melemah. Jika terealisir akan menekan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga gula berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi naik jika pelemahan dollar AS terealisir. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 17,00 sen dan 17,50 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 16,00 sen dan 15,50 sen.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here