Insiden Ledakan Manchester Inggris Ganggu Bursa Asia

451

Bursa saham A.S. ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa dinihari (23/05) dengan investor mencermati kunjungan kenegaraan ke luar negeri pertama sejak Donal Trump menjabat sebagai Presiden AS. Indeks Dow Jones naik 0,43 persen menjadi ditutup pada 20,894.83, dengan kenaikan tertinggi saham Boeing. Indeks S & P 500 naik 0,52 persen, berakhir pada 2.394,02, dengan kenaikan saham di sektor teknologi informasi. Indeks Nasdaq naik 0,82 persen, ditutup pada 6.133,62.

Untuk bursa Asia dibuka sideways terpengaruh bursa Wall Street yang ditutup dalam zona hijau dan berita berita sembilan belas orang dilaporkan tewas menyusul ledakan di Manchester Arena di Inggris dimana Polisi Inggris memperkirakan ledakan tersebut sebagai insiden terorisme. Indeks Nikkei turun -0.06 persen pada 19666.44, indeks ASX 200 naik 0,12 persen pada 5778.00. Sedangkan indeks Kospi turun -0,03 persen pada 2303.32.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS  naik 1 persen, pada $ 50,73 per barelpada akhir perdagangan Selasa dinihari (23/05), setelah Arab Saudi dan Irak sepakat untuk melanjutkan pemotongan produksi, semakin memberikan optimisme produsen akan setuju untuk memperpanjang pembatasan pasokan minggu ini.

Sedangkan harga emas berakhir naik 0,51 persen menjadi $ 1,261.48 per ons pada akhir perdagangan Selasa dinihari (23/05), karena dolar AS jatuh terhadap Euro, sementara gejolak politik A.S. memicu permintaan emas sebagai safe haven dan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga A.S.

Dari pasar valas, dollar AS berada di bawah tekanan dari euro yang rally, yang mencapai level tertinggi lebih dari enam bulan terhadap dolar pada hari Senin setelah Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa mata uangnya “terlalu lemah” di belakang surplus perdagangan besar-besaran negaranya. EURUSD naik 0,27 persen pada 1.1236. GBPUSD turun 0.26 % pada1.2996. USDJPY naik 0,05 persen pada 111.29.  Pagi ini Dolar AS bergerak lemah mencermati perkembangan politik AS dan ekspektasi kenaikan suku bunga AS.

Dari pasar modal Indonesia, pada penutupan perdagangan Senin sore (22/05), Indeks Harga Saham Gabungan  turun 0,7% ke posisi 5749,44. Pelemahan IHSG terpicu aksi profit taking investor lokal, setelah lonjakan pada akhir pekan dan pembukaan awal pekan. Secara teknikal  pergerakan   IHSG  untuk perdagangan selanjutnya, diperkirakan akan ada di kisaran support 5685-5725 dan resisten  5890-5910.  Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini:  ASII, WIKA, PWON dan INTP.

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here