Harga Batubara Rotterdam Naik Terpicu Peningkatan Impor Tiongkok

241

Pada akhir perdagangan Rabu dinihari (24/05), harga batubara Rotterdam naik mengabaikan pelemahan harga minyak mentah. Harga batubara rotterdam positif terpicu peningkatan impor Tiongkok.

Impor batubara Tiongkok dari Australia dan Rusia melonjak pada bulan April, karena pembeli komoditas terbaik dunia tersebut bergegas mencarikan pasokan alternatif setelah larangan impor Korea Utara.

Impor batubara Tiongkok dari Australia melonjak 44,6 persen pada April dari tahun sebelumnya menjadi 8,3 juta ton, tertinggi sejak Agustus 2016, data dari Administrasi Umum Bea Cukai menunjukkan pada hari Selasa.

Kedatangan Rusia bulan lalu hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya menjadi 2,53 juta ton, terbesar sejak Mei 2014, kata bea cukai.

Di akhir perdagangan harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak Juli 2017 berada di posisi 76,30 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penguatan sebesar 0,40 dollar atau setara dengan 0,53 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Malam nanti akan dirilis data persediaan minyak mentah mingguan oleh EIA yang diindikasikan terjadi penurunan. Jika terealisir dapat mengangkat harga minyak mentah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi naik jika minyak mentah terealisir meningkat. Harga batubara berjangka berpotensi menguji level Resistance pada posisi 76,80 dollar dan Resistance kedua di level 77,30 dollar. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 75,80 dollar dan 75,30 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here