Minyak Mentah Anjlok Pasca Pertemuan Wina; S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor

437

Kami laporkan terlebih dahulu Bursa Saham A.S. ditutup menguat, dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor baru pada akhir perdagangan Jumat dinihari (26/05) terdukung penguatan saham teknologi sementara Wall Street tetap positif mengenai rencana Federal Reserve untuk memangkas neraca keuangannya. Dow Jones naik 0,34% di 21,082.95 dengan kenaikan tertinggi saham United Health, SP500 naik 0,44% ke 2415,07 dengan sektor konsumen memimpin sembilan sektor yang lebih tinggi serta Nasdaq naik 0,69% ke 6,205.26.

Perdagangan bursa saham Asia pagi ini dibuka mixed pasca produsen minyak utama sepakat untuk memperpanjang pengurangan produksi untuk sembilan bulan tambahan pada pertemuan OPEC di Wina Kamis kemarin, Nikkei turun 0,25% ke 19.764,67, ASX 200 turun 0,67% ke 5750,70 serta Kospi naik 0,49% ke 2.354,30.

Dari pasar komoditas, Dari pasar komoditas, harga emas turun 0,24% menjadi USD 1,255.10 per troy ons pada akhir perdagangan Jumat dinihari (26/05) setelah risalah dari pertemuan Federal Reserve A.S. menyarankan bahwa bank sentral dapat mengambil pendekatan yang lebih berhati-hati terhadap kenaikan suku bunga. Harga minyak mentah anjlok 4,8% menjadi USD 48,90 per barel pada akhir perdagangan Jumat dinihari (26/05)setelah OPEC dan eksportir utama lainnya memperpanjang kesepakatan untuk membatasi produksi minyak selama sembilan bulan, namun mengecewakan investor karena jumlah pemotongan tidak lebih banyak dari sebelumnya.

Dari pasar valas, dari pasar valas, Dolar AS berakhir datar semalam, dengan minat investor rendah untuk membeli dollar AS setelah risalah Federal Reserve memberikan kesan berhati-hati akan menaikkan suku bunga segera. EURUSD turun 0,07% ke  level 1.12100, GBPUSD turun 0,24% ke level 1.29388, USDJPY naik 0,31% ke level 111.829.

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan hari Rabu (24/5) turun 0,47% ke posisi 5703,43Pelemahan IHSG terpicu aksi profit taking investor lokal. Secara fundamental pelemahan indeks bisa datang dari sentimen penurunan harga minyak mentah dan kondisi keamanan dalam negeri. Namun dibatasi dengan rekor bursa wallstreet dan proyeksi penguatan rupiah ditengah penguatan dollar AS. IHSG diperkirakan akan berada di kisaran support 5615-5650 dan kisaran resistance 5724-5765. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : ADRO, BBTN, PGAS dan PTPP.

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here