Dividen LSIP Menurun, Sahamnya Terjun dari Puncak Tertinggi 3 Bulan

500

Mengakhiri perdagangan bursa saham akhir pekan hari Jumat (2/6), saham PT PP London Sumatra Indonesia (LSIP)  anjlok cukup signifikan oleh profit taking perdagangan sebelumnya yang berhasil mencapai posisi tertinggi sejak 3 Maret 2017. Saham melonjak tinggi pasca pengumuman dividen yang akan dibagikan perseroan bulan depan.

LSIP akan membagikan dividen sebanyak  Rp237,52 miliar atau Rp35 per saham sedang tahun lalu perseroan bagikan sebanyak Rp252,33 miliar atau Rp37 per saham, penurunan jumlah dividen tersebut dikarenakan kinerja keuangan perseroan sepanjang tahun 2016 menurun dari tahun sebelumnya.

Melihat kinerja keuanga perseroan kuartal pertama tahun 2017, LSIP mendapatkan laba bersih sebesar Rp374,34 miliar sedangkan periode Q1-2016 hanya Rp50,5 miliar atau naik 641%. Meningkatnya kondisi keuangan perseroan dipicu oleh penjualan CPO yang lebih banyak dari periode sama tahun 2016, penjualan naik menjadi Rp1,48 triliun sedangkan Q1-2016 hanya Rp803,9 miliar.

Mengawali perdagangan di bursa  saham  hari Jumat (2/6), saham LSIP dibuka anjlok pada  posisi 1515  dan ditutup pada posisi 1500. Sepanjang hari saham bergerak negatif dengan  posisi tertinggi di 1515 dan posisi terendah di 1490 dengan volume saham   yang diperdagangkan  sudah  mencapai 55 ribu lot saham. Saham sudah bergerak konsolidasi sejak perdagangan tengah bulan Mei hingga hari Rabu (31/5).

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham LSIP perdagangan  bearish  dengan  indikator MA  masih bergerak naik dan  indikator Stochastic  turun mendekati area tengah dari puncak area jenuh beli.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak turun  dengan  +DI yang  bergerak turun menunjukan saham LSIP rawan koreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi pekan depan pada target level support di level 1415  hingga target resistance di level 1570.

Lens Hue/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here