Rebound Saham Teknologi Kuatkan Bursa Global; Dollar AS Lemah Nantikan Keputusan The Fed

538
Bursa saham A.S. ditutup menguat pada akhir perdagangan Rabu dinihari (14/06) terdukung rebound saham teknologi yang naik dari penurunan dua hari terbesar mereka sejak Desember. Indeks Dow Jones naik 0,44 persen menjadi ditutup pada 21,328.47, dengan kenaikan tertinggi saham DuPont. Indeks S & P 500 naik 0,45 persen, berakhir pada 2.440,35, dengan bahan memimpin 10 sektor lebih tinggi. Indeks Nasdaq naik 0,73 persen menjadi ditutup pada 6.220,37.

Bursa Asia dibuka menguat pagi ini mengikuti kenaikan bursa Wall Street dan pulihnya saham teknologi. Investor juga menantikan data ekonomi Tiongkok. Terpantau Indeks Nikkei naik 0,23 persen pada 19945.03. Indeks ASX 200 naik 0,76 persen pada 5816.70. Sedangkan indeks Kospi naik 0,34 persen pada 2382.78.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS naik 0,82 persen di 46,46 dollar per barel pada akhir perdagangan Rabu dinihari (14/06) setelah Arab Saudi berjanji untuk mengurangi ekspor, namun kenaikan berkurang setelah OPEC melaporkan peningkatan produksi bulan Mei. Harga minyak mentah terpantau turun setelah dinihari tadi API melaporkan kenaikan persediaan minyak mentah mingguan AS.

Sedangkan harga emas spot LLG berakhir naik 0,21 persen menjadi $ 1,267.31 per ons pada akhir perdagangan Rabu dinihari (14/06) karena sebagian besar investor berhati-hati menjelang hasil pertemuan Federal Reserve A.S. yang akan memberikan keputusan naik atau tidaknya suku bunga AS. Harga emas selanjutnya berpotensi naik jika pelemahan dollar AS berlanjut.

Dari pasar valas, Dolar A.S. tergelincir menjelang pertemuan the Fed, dengan investor juga menunggu rincian dari the Fed mengenai rencananya untuk mengecilkan aset 4,5 triliun dollar AS yang dikumpulkan untuk pemulihan ekonomi. EURUSD  naik 0,07 persen pada 1.1209. GBPUSD naik 0.75 % pada 1.2752.  USDJPY naik 0,11 persen pada 110.06.  Dollar AS pagi ini masih bergerak datar menantikan hasil keputusan suku bunga AS.

Dari pasar modal Indonesia, pada penutupan perdagangan Selasa sore (13/06), Indeks Harga Saham Gabungan berakhir naik 0,28 persen, pada 5707,65. Penguatan IHSG terdukung kenaikan mata uang Rupiah dan harga minyak mentah. Kekuatan indeks mendapat support dari kekuatan perdagangan bursa AS dan juga kenaikan harga minyak mentah, demikian juga dengan penguatan rupiah memberi dukungan. Secara teknikal  pergerakan   IHSG  untuk perdagangan selanjutnya, diperkirakan akan ada di kisaran support 5655-5686 dan resisten  5735-5755.  Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini:  BMRI, AKRA, INTP dan TLKM.

Hari ini pasar akan mencermati Consumer Confidence Juni Australia, Produksi Industri, Retail Sales, Fixed Asset Investment Mei Tiongkok, Inflation Rate Mei Jerman, Unemployment Rate April Inggris, Produksi Industri April Zona Eropa, Inflation Rate Mei, Retali Sales Mei, persediaan minyak mentah mingguan AS.

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here