Harga Gula ICE Turun 1 Persen Tertekan Sentimen Bearish

464

Harga gula berjangka ICE ditutup turun pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Jumat dinihari (16/06). Harga komoditas ini mengalami pelemahan tertekan sentimen bearish.

Harga jatuh ke level terendah 16-bulan di sesi sebelumnya karena teknikal lemah dan latar belakang fundamental bearish mendorong pedagang untuk menambah posisi short mereka.

Sementara ini telah mendorong harga ke dalam wilayah oversold secara teknis, para dealer mengatakan bahwa kegagalan pasar untuk mendapatkan pijakan di atas level support baru-baru ini memperkuat sinyal grafik bearish dan membuka jalan untuk menjual rendah volume pada hari Kamis.

Perusahaan minyak yang dikuasai negara Brasil Petroleo Brasileiro juga memangkas harga bensin dan solar rata-rata pada hari Rabu, mengurangi daya saing etanol bagi produsen Brasil dan menambah mood bearish di pasar gula.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Oktober 2017 terpantau merosot. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup merosot sebesar 0,17 sen atau setara dengan 1,23 persen pada posisi 13,68 sen per pon.

Malam nanti akan dirilis data ekonomi perumahan Housing Starts dan Building Permits Mei yang diindikasikan meningkat. Juga akan dirilis data Michigan Consumer Sentiment Juni yang diindikasikan stabil. Jika terealisir akan menguatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga gula berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi menguat terpicu aksi bargain hunting setelah harga gula anjlok dalam 4 hari terakhir ini. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi menguji level Resistance pada posisi 14,20 sen dan 14,70 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 13,20  sen dan 12,70 sen.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here