Harga Kakao ICE Turun Terganjal Penguatan Dollar AS

338

Harga kakao berjangka ICE Futures pada akhir perdagangan Jumat dinihari (16/06) ditutup turun. Pelemahan harga kakao terganjal penguatan dollar AS.

Indeks dolar AS naik setelah the Fed menaikkan suku bunga dan juga mengarahkan jalan menuju pemangkasan dana darurat besar yang dipompa ke ekonomi sejak 2009.

Menguatnya dolar AS membuat komoditas kakao yang berbasis dolar ini menjadi lebih mahal dalam mata uang lainnya, sehingga permintaan menurun.

Di akhir perdagangan dinihari tadi harga kakao berjangka kontrak Juli 2017 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup merosot. Harga komoditas tersebut ditutup merosot sebesar -6 dollar atau -0,29 persen pada posisi 2.069 dollar per ton.

Malam nanti akan dirilis data ekonomi perumahan Housing Starts dan Building Permits Mei yang diindikasikan meningkat. Juga akan dirilis data Michigan Consumer Sentiment Juni yang diindikasikan stabil. Jika terealisir akan menguatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya akan berpotensi melemah terbatas jika penguatan dollar AS terjadi. Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk menembus level Support pada posisi 2.020 dollar. Jika level Support tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 1.970 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan ditembus jika terjadi kenaikan ada pada 2.120 dollar dan 2.170 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here