Bursa Seoul 20 Juni Berakhir Turun Tipis; Saham Samsung dan SK Hynix Cetak Rekor

607
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Selasa (20/06), indeks Kospi ditutup turun tipis 0,07 persen atau 1,67 poin untuk mengakhiri sesi di level 2,369.23. Bursa Saham Korea Selatan berakhir lebih rendah karena lembaga terus melakukan aksi ambil untung, namun saham kapital besar Samsung Electronics dan SK hynix elonjak ke rekor tertinggi baru, dibantu oleh pembelian asing yang besar.

Investor lembaga menjual saham senilai 656,23 miliar won. Orang asing dan individu meraup saham senilai 607 miliar won gabungan namun pembelian mereka tidak cukup kuat untuk membantu indeks utama berakhir di wilayah positif.

Pada akhir perdagangan, saham kapital besar mixed di seluruh papan.

Saham Samsung Electronics naik 3,39 persen ke posisi tertinggi sepanjang masa di 2.407.000 won. Saham Pembuat chip utama SK hynix maju 1,91 persen ke rekor tertinggi baru 64.000 won.

Perusahaan yang paling bernilai di negara itu melompat di belakang prospek pendapatan yang cerah untuk bisnis chip mereka. Samsung, produsen smartphone terbesar di dunia, juga didorong oleh pemulihan bisnis smartphone.

Di antara pecundang, produsen mobil papan atas Hyundai Motor turun 0,30 persen menjadi 166.500 won. Penyedia listrik milik negara Korea Electric Power Corp. turun 2,02 persen menjadi 41.200 won karena pemerintah baru berusaha untuk beralih dari kebijakan energi berbasis tenaga nuklir selama beberapa dekade.

Sementara itu saham raksasa kosmetik AmorePacific turun 2,12 persen menjadi 300.500 won.

Mata uang lokal ditutup pada 1.135,40 won terhadap dolar A.S., turun 2,70 won dari penutupan sesi sebelumnya.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Seoul akan bergerak positif jika pergerakan bursa Wall Street naik terpicu pernyataan optimis pejabat The Fed. Indeks diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 2.356-2.344, dan jika harga meningkat akan bergerak dalam kisaran Resistance 2.385-2.400.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here