Ambruknya Harga Minyak WTI Jatuhkan Dollar AS dan Bursa Asia

630

Bursa Saham A.S. ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu dinihari (21/06) oleh anjloknya harga minyak mentah dunia yang patahkan kekuatan saham sektor energy. Indeks Dow Jones turun 0.29 persen, ditutup pada 21,467.14, dengan penurunan terbesar saham General Electric. Indeks S & P 500 turun 0.67 persen, berakhir pada 2,437.03, dengan sektor energy informasi memimpin 9 sektor yang melemah. Indeks Nasdaq melemah 0.82 persen, ditutup pada 6,188.03.

Bursa Asia anjlok pagi ini mengikuti pelemahan bursa saham Wall Street karena pelemahan harga minyak mentah. Terpantau Indeks Nikkei -0.23% pada 20183.00. Indeks ASX 200 -1.41% pada 5675.80. Sedangkan indeks Kospi -0.63% pada 2354.24.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah turun ke level terendah tujuh bulan setelah kenaikan pasokan negara produsen utama membayangi upaya produsen minyak OPEC dan non-OPEC untuk mengurangi produksi global.Minyak WTI turun 2,2 persen, pada $ 43,23.

Sedangkan harga emas turun ke posisi terendah dalam 5 minggu oleh rally dollar, harga emas LLG berakhir turun 0,01 persen menjadi $ 1,243.10 per troy ons pada akhir perdagangan Rabu dinihari (21/06). Perdagangan selanjutnya dapat rebound oleh profit taking dollar AS.

Dari pasar valas, Dolar A.S. kembali melanjutkan rallynya disupport oleh pernyataan hawkish beberapa pejabat Fed di awal pekan dan pagi ini anjlok kembali oleh penurunan harga minyak mentah.
EURUSD 0.00% 1.11345
GBPUSD -0.08% 1.26240
USDJPY 0.09% 111.40

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada akhir perdagangan Selasa sore (19/06) berakhir naik 0,87 persen, pada 5791,90. Kenaikan IHSG terdukung penguatan bursa global yang mendorong aksi beli saham investor lokal melebihi asing. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam support 5715-5740 dan resisten 5800-5838. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: BBTN, BSDE, INDF dan EXCL.

Hari ini pasar akan mencermati data pinjaman pemerintah Inggris dalam indeks PSNB, data existing home sales dan juga pasokan minyak mentah AS.

 

Editor : Asido Situmorang

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here