Rupiah Rabu Pagi (21/6) Alami Tekanan Lanjutan

586

Kekuatan rally dollar AS selama 2 hari berturut sejak awal pekan telah banyak melemahkan banyak mata uang termasuk rupiah, dibuka melemah pada perdagangan pasar valas hari Rabu (21/6). Kemudian rupiah bergerak negatif yang dibebani oleh penurunan kurs referensi rupiah oleh Bank Indonesia, sekalipun posisi dollar AS sedang alami koreksi.

Pergerakan rupiah yang negatif   terhadap dollar AS pagi ini   membuat investor asing banyak tarik modalnya dari  bursa saham,  sehingga membentuk net sell sebesar Rp231 miliar lebih. Tekanan kuat investor asing  tersebut memberikan pukulan bagi IHSG yang sedang bergerak dalam zona merah oleh profit taking.

Lihat: IHSG 21 Juni Dibuka Turun Terganjal Pelemahan Wall Street dan Rupiah

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot pagi ini bergerak negatif dengan posisi terkini melemah  0,14%  dari akhir perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13310/US$ setelah  dibuka lemah pada level Rp13308/US$. Demikian untuk kurs tengah yang di tetapkan BI  lebih lemah sedikit dengan perdagangan sebelumnya di 13301 dari 13297.

Untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot selanjutnya  masih berpotensi melanjutkan pelemahan perdagangan sebelumnya. Sehingga  analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 13300 dan  resistance di 13330.

H Bara/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here