Bursa Wall Street Mixed; Kemerosotan Minyak Mentah Memberi Tekanan

634

Bursa Saham A.S. ditutup mixed, sebagian besar melemah pada akhir perdagangan Kamis dinihari (22/06) terganjal kemerosotan harga minyak mentah.

Indeks S & P 500 ditutup sedikit melemah karena saham energi turun 1,6 persen untuk memimpin penurunan. Sektor ini secara singkat menghapus kerugian setelah data pasokan bullish dari pasar minyak dirilis.

Administrasi Informasi Energi mengatakan pada hari Rabu bahwa persediaan minyak mentah A.S. turun sebesar 2,5 juta barel, mengangkat saham energi dan harga minyak.

Minyak mentah berjangka untuk pengiriman Agustus turun 2,3 persen menjadi menetap di $ 42,53 per barel dan mencapai level terendah sejak Agustus. Harga minyak turun lebih dari 2 persen dan memasuki pasar bearish Selasa.

Lihat : Harga Minyak Mentah Anjlok ke Level $ 42, Terendah Dalam 10 Bulan

Minyak juga berada di jalur untuk mencatat kinerja babak pertama yang terburuk sejak 1997.

Indeks Dow Jones tergelincir sekitar 55 poin, dengan Caterpillar memberikan kontribusi paling banyak dalam kerugian.

Indeks Komposit Nasdaq mengungguli, naik 0,7 persen karena saham bioteknologi melonjak lebih tinggi.

Indeks ekuitas utama AS ditutup melemah pada hari Selasa karena saham energi menghadapi tekanan dari penurunan tajam minyak, namun Dow berhasil menekan rekor tertinggi intraday.

Saham telah merosot tahun ini, dengan S & P naik sekitar 9 persen, sebagian besar dipimpin oleh teknologi informasi. Sektor teknologi telah melonjak hampir 20 persen tahun ini karena saham-saham saham kapital besar telah meningkat tajam. Kenaikan teknologinya juga mendorong komposit Nasdaq, yang naik 15 persen tahun ini.

Dalam berita ekonomi, aplikasi hipotek naik 0,6 persen karena suku bunga tetap rendah. Penjualan rumah yang ada secara tak terduga naik di bulan Mei ke tingkat tertinggi tertinggi ketiga dalam satu dekade, naik 1,1 persen menjadi tingkat penyesuaian musiman sebesar 5,62 juta unit.

Hasil Treasury diperdagangkan mixed, dengan imbal hasil obligasi 10-tahun mendekati 2,17 persen dan imbal hasil obligasi 30-tahun tergelincir.

Indeks Dow Jones turun 57,11 poin atau 0,27 persen menjadi ditutup pada 21.410,03, dengan penurunan tertinggi saham Caterpillar dan saham Nike yang naik.

Indeks S & P 500 tergelincir 1,42 poin atau 0,06 persen, berakhir pada 2.435,61, dengan energi memimpin delapan sektor lebih rendah dan sektor perawatan kesehatan merupakan pemain terbaik.

Indeks Nasdaq naik 45,92 poin atau 0,74 persen menjadi ditutup pada 6.233,95.

Malam nanti akan dirilis data jobless claim yang diindikasikan mixed.

Demikian juga harga minyak mentah diperkirakan akan naik terpicu data persediaan minyak mentah mingguan AS yang turun serta upaya bargain hunting setelah harga minyak merosot.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street bergerak mixed mencermati data ekonomi yang mixed dan pergerakan minyak mentah.

Doni/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here