Indeks Nikkei 22 Juni Tergelincir Karena Penguatan Yen

560
indeks nikkei

Perdagangan saham di bursa Tokyo pada Kamis (22/06) pagi bergerak melemah karena penguatan yen.

Indeks Nikkei turun -0,1 persen, pada level 20.118,25, memperpanjang penurunan hari Rabu dan bergerak menjauh dari sesi tertinggi pada hari Selasa di 20.318,11, yang menjadi level tertinggi sejak Agustus 2015.

Nikkei tertekan karena investor mengambil keuntungan dari kenaikan baru-baru ini.

Beberapa saham individu naik karena berita spesifik, tapi secara keseluruhan tidak ada faktor insentif pembelian yang besar.

Saham Satori Electric Co naik 2,9 persen setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak November 2015. Perusahaan pada hari Rabu mengatakan bahwa pihaknya memperikirakan akan membukukan laba bersih 220 juta yen atau 1,98 juta dolar A.S. untuk tahun fiskal sampai 31 Mei.

Saham Takata Corp berpindah tangan untuk pertama kalinya sejak pihaknya mengatakan pekan lalu, akan mengajukan kebangkrutan, saham turun -51,6 persen. Saham telah ditutup oleh batas hariannya.

Saham Toshiba Corp berhasil mengupas kerugian namun turun -0,1 persen, karena perusahaan bermaksud untuk menyetujui sebuah kesepakatan senilai 18 miliar dolar A.S. pada minggu depan untuk penjualan bisnis chip yang diperlukan untuk menutupi kerugian besar-besaran.

Sektor pertambangan turun -1,6 persen. Sementara harga minyak menguat di perdagangan Asia setelah pelemahan yang baru terjadi.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Nikkei akan bergerak lemah jika penguatan Yen berlanjut.

Evi/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here