Bursa Tokyo 27 Juni Berakhir Naik; Saham Eksportir Menguat

754
indeks nikkei

Bursa saham Tokyo ditutup naik 71,74 poin, atau 0,36 persen, pada 20.225,09 di akhir perdagangan hari Selasa (27/06) terpicu pelemahan yen yang membantu saham eksportir menguat, sementara sektor baja mendapat dorongan dengan para pedagang mengutip laporan broker yang menyoroti pembalikan positif harga baja.

Analis Goldman Sachs menulis dalam sebuah laporan bahwa harga baja Asia Timur secara jelas muncul setelah penurunan pada awal Juni. Saham JFE Holdings melonjak 2,5 persen dan Nippon Steel & Sumitomo Metal Corp melonjak 2,7 persen.

Dolar AS menguat pada hari Selasa, mencapai level tertinggi lebih dari satu bulan terhadap yen karena investor menunggu untuk melihat apakah Ketua Federal Reserve Janet Yellen akan tetap berpegang pada prospek ekonomi positifnya pada sebuah acara di kemudian hari dalam sesi global. Dolar berada di 112,07 yen, tertinggi sejak 24 Mei.

Pada akhir perdagangan saham-saham eksportir menguat, dengan Toyota Motor Corp naik 0,7 persen, Panasonic Corp melonjak 1,3 persen dan Canon Inc menguat 0,8 persen.

Saham keuangan naik, dengan bank dan perusahaan asuransi naik 0,6 persen dan 0,4 persen, masing-masing.

Pembuat inflator kantong udara bermasalah Takata Corp, yang mengajukan perlindungan kebangkrutan di Amerika Serikat dan Jepang pada Senin, jatuh ke 110 yen, batas hariannya rendah.

Takata meminta maaf pada hari Selasa untuk korban kantung udara yang salah terkait dengan setidaknya 16 kematian dan 180 luka di seluruh dunia.

Malam nanti akan dirilis data S&P/Case-Shiller Home Price MoM APR dan CB Consumer Confidence JUN, yang keduanya diindikasikan menurun. Jika terealisir akan menekan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Nikkei akan bergerak lemah jika dollar AS melemah yang memicu penguatan Yen.

Evi/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here