Harga Kakao ICE Turun 1 Persen Terganjal Kekuatiran Surplus Produksi

448

Harga kakao berjangka ICE Futures pada akhir perdagangan Jumat dinihari (30/06) ditutup turun. Penurunan harga kakao tertekan kekuatiran peningkatan produksi kakao.

Sebuah perkiraan untuk panen tanaman di seluruh dunia telah meningkatkan prospek surplus musim ini dan telah menurunkan harga sejak tahun lalu.

Di akhir perdagangan dinihari tadi, harga kakao berjangka kontrak September 2017 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup dengan membukukan penurunan. Harga komoditas tersebut ditutup merosot sebesar 23 dollar atau 1,22 persen pada posisi 1.861 dollar per ton.

Malam nanti akan dirilis data Personal Income, Personal Spending Mei, Michigan Consumer Sentiment Juni AS, yang diindikasikan melemah. Jika terealisir akan menekan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi naik jika pelemahan dollar AS berlanjut. Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk menembus level Resistance pada posisi 1.910 dollar. Jika level Resistance tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 1.960 dollar. Sedangkan level Support yang akan ditembus jika terjadi penurunan ada pada 1.810 dollar dan 1.760 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here