Bursa Eropa Akhir Pekan Lemah; Bulan Juni Merosot Hampir 3 Persen

966

Bursa Eropa ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan hari jumat (30/06) menyusul berita bahwa beberapa bank Inggris telah menghentikan perdagangan riyal Qatar untuk pelanggan ritel karena krisis diplomatik di Teluk meningkat.

Indeks FTSE berakhir 7312,72, turun -37.60 poin atau -0.51%

Indeks DAX berakhir 12325.12, turun -91.07 poin atau -0.73%

Indeks CAC berakhir 5149, turun -4 poin atau -0,08%

Indeks IBEX 35 berakhir 10444.50, turun -86.60 poin atau -0.82%

Indeks Pan-European Stoxx 600 lebih rendah 0,34 persen. Sebelumnya di sesi tersebut, pasar yakin tentang kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang dan data inflasi zona Eropa yang dicerna menunjukkan perlambatan tersebut lebih rendah dari yang diperkirakan. Hampir semua sektor dan bursa utama berada di wilayah positif.

Melihat tiga indeks terbesar di Eropa, telah turun lebih dari 2 persen pada bulan ini, dengan CAC 40 kehilangan 2,9 persen di bulan Juni. Secara total, Stoxx 600 rata-rata turun 2,8 persen pada bulan Juni.

Saham teknologi termasuk di antara pemain terkuat di Eropa pada hari Jumat, menyusul kinerja yang lemah di Wall Street pada sesi sebelumnya. Perusahaan pengiriman takeaway online Jerman, Delivery Hero, memulai debutnya di Frankfurt Stock Exchange pada hari Jumat dan tampaknya telah sukses. Sahamnya naik 8 persen lebih tinggi.

Bahan kimia memimpin kerugian pada hari Jumat, turun lebih dari 1 persen, pada berita pendapatan. Bayer turun ke bagian bawah indeks setelah produsen obat-obatan dan pestisida Jerman menurunkan perkiraannya untuk tahun 2017. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa pihaknya harus menyesuaikan pendapatannya sebagai hasil dari pandangan pendapatan negatif yang berasal dari bisnis sains tanaman Brasil.

Bayer juga mengatakan telah mengajukan permintaan untuk menyetujui pengambilalihan yang direncanakan sebesar $ 66 miliar dari perusahaan bibit AS Monsanto dengan regulator UE, menurut sebuah laporan Reuters. Saham perusahaan turun sekitar 4 persen pada hari Jumat.

Peritel pub Inggris Greene King merosot ke dasar benchmark pada hari Jumat. Morgan Stanley dan JPMorgan memotong harga target untuk perusahaan tersebut, dengan yang terakhir juga menurunkan peringkat sahamnya menjadi “netral” dari “overweight”. Sahamnya turun 2 persen karena berita.

Gubernur Bank of England Mark Carney telah mengejutkan banyak investor pada hari Rabu karena dia mengatakan bahwa bank sentral Inggris dapat diminta untuk menaikkan tingkat suku bunga karena ekonomi hampir mencapai kapasitas penuh. Sterling melemah tipis pada hari Jumat di $ 1,2982, setelah kenaikan 0,6 persen pada sesi sebelumnya.

Sore nanti akan dirilis data Unemployment Rate Mei yang diindikasikan turun dan Markit Manufacturing Juni Zona Eropa yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Resaerch Center memperkirakan bursa Eropa akan bergerak positif terdukung kenaikan saham teknologi. Juga akan mencermati pergerakan harga minyak mentah dan bursa Wall Street.

Doni/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here